Salam, Selamat Datang di Jurnal dan Komunitas Matapelajar.
Silahkan masuk atau mendaftar untuk membuat halaman blog serta catatan personal anda.

Close

Administrator

Hanya seorang dan salah satu dari sekian penulis aktif matapelajar.com
Berita Rabu, 26 Mei 2010

Oerpisahan yang Penuh Haru

26 mei 2010 bertempat di MA PUI Cijantung Ciamis diadakan acara perpisahan dan ini merupakan hari yang membahagiakan sekaligus mengharukan bagi kelas XII (dua belas) MA PUI Cijantung Ciamis

Acara perpisahan ini diawali dengan paduan suara dari kelas X dan XI. 

Keharuanpun datang pada saat prosesi pelepasan kelas XII. Para tamu undangan,orang tua murid, adik kelas dan tentu kelas XII sendiri merasakan keharuan yang mendalam.

Keharuan ini berawal saat Seni Rismawati perwakilan dari kelas XII memberikan beberapa patah kata sebagai ucapan terima kasih kepada dewan guru yang telah membimbing selama tiga tahun.

"ini merupakan perpisahan yang membahagiakan sekaligus mengharukan" tutur Ima Maimanah salah murid kelas dua belas di sela-sela keharuannya.

 Rina Lailatul M.

Baju Kopral

MA PUI Cijantung 

MyBlog Minggu, 03 Januari 2010

Tahlil Akbar untuk Gusdur

Salam Sejahtera Pelajar NU

Warga mata pelajar yang kami  hormat, kami pengurus cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdatul Ulama memberitahukan dan mengundang rekan-rekan pelajar untuk menghadiri Gelar Tahlil Akbar untuk Guru Bangsa KH.Abdurahman Wahid pada :

Malam rabu jam 18.00 Wib

Tempat di Tugu Adipura depan Mesjid Agung Kota Tasikmalaya.

 Kami tunggu partisifasinya...

Wassalam.

 

Berita Minggu, 20 Desember 2009

Jurnal Santri Indonesia Siap Diluncurkan

Pelatihan junalistik dan teknologi informasi komunikasi untuk santri se-jawa barat yang diselenggarakan DPW RELAWAN BANGSA mulai hari jum'at 18 desember sampai dengan  20 desember 2009  digelar di hotel surya tasikmalaya.

Menurut ketua panitia,H.Syaiful Ramadlan yang melatarbelakangi diselenggarakannya kegiatan ini adanya sebuah ketimpangan informasi antara pelajar umum dengan santri itu sendiri,dalam arti lain bahwa kegiatan jurnalistik dan teknologi informasi komunikasi hanya ada pada kalangan tertentu.

"Dengan diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan dapat membentuk sebuah komunitas yang segmentasi adalah santri",ujarnya.
kegiatan ini diselenggarakan ditasikmalaya karena merupakan titik nol,dalam artian kota tasikmalaya merupakan kota  pesantren yang terkenal dengan kesantrianya,kental dengan tradisi keislamannya,sehingga merupakan barometer untuk kebangkitan umat islam di jawa barat pada khususnya. (Agung, Yosep, Sulton, Asep/JSI)

 

Berita Minggu, 30 Agustus 2009

Ngabuburit di Depan Televisi

NGABUBURIT adalah kegiatan yang biasa dilakukan pada bulan Ramadan. Istilah ngabuburit sendiri terkait dengan kegiatan yang dilakukan orang-orang menjelang saat buka puasa. Kegiatannya sendiri bermacam-macam. Ada yang mancing, bersepeda atau naik motor keliling kota atau sekedar jalan-jalan sambil menunggu Adzan Magrib berkumandang.

Kegiatan di luar seringkali menimbulkan hal-hal yang tidak menyenangkan. Misal kebiasaan jalan-jalan dengan roda 2 atau 4 seringkali menimbulkan kemacetan di ruas-ruas jalan tertentu. Belum lagi sikap konsumtif yamg timbul dari jalan-jalan. Namun ada juga yang ngabuburit dengan bermalas-malasan di rumah.

Ngabuburit di rumah memang tidak bikin macet tapi belum tentu aman juga. Lho emang kenapa? Ngabuburit di rumah biasanya ditemani si kotak ajaib yang hampir ada di setiap rumah. Ya televisi adalah teman akrab yang sering menemani kita saat-saat menunggu buka puasa.

Kenapa tidak aman? Ini terkait dengan acara-acara yang disuguhkan stasiun-stasiun TV selama bulan Ramadhan.. Memang acaranya sendiri dikemas khusus untuk saat bulan Ramadhan. Tapi kalau dilihat dari substansi acaranya jauh sekali dari nuansa Ramadhan yang seharusnya kita hadirkan di bulan suci ini.

Acara gosip yang tidak libur di bulan puasa,( ini ghibah lho ) talk show yang isinya hanya memancing ketawa atau sekedar berguyon ria. Tayangan sinetron yang kurang bermutu ditambah tayangan acara musik yang terus menerus dari pagi sampai sore sungguh bisa melenakan jiwa-jiwa pemirsanya.

Akankah kita merasakan kekhusuan Ramadan  dengan situasi seperti itu? Membiarkan waktu menjelang buka puasa terisi dengan kesia-siaan? Ramadhan sendiri adalah bulan penuh pahala. Selayaknya kita berlomba melakukan bermacam kebaikan. Memang ada juga stasiun TV yang acaranya bermanfaat tapi itu sedikit sekali.

So, mumpung masih awal puasa, mari kita isi Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat. Menambah ilmu di masjid atau madrasah misalnya. Atau luangkanlah waktu untuk menengok situasi di sekitar kita. Tengoklah kondisi sosial di tengah kita. Di panti asuhan, tempat-tempat pemulung, atau mungkin ada tetangga yang kekurangan yang luput dari perhatian kita selama ini.

Jadi mari hilangkan tayangan TV dari jadwal ngabuburit kita dan melangkahlah untuk mengisi hati dan fikiran kita dengan hal yang lebih bermanfaat. Insya Alloh.

Berita Minggu, 30 Agustus 2009

Ngabuburit Ala Remaja Tasik

 
BULAN Ramadhan hampir sepekan dijalani. Dan hampir sepekan pula umat Islam di seluruh dunia tengah menjalankan ibadah puasa. Apabila kita telaah lebih dalam, ada hal menarik dari Bulan Ramadhan ini, yakni identik dengan yang namanya ”Ngabuburit” (kegiatan yang dilakukan untuk menunggu berbuka puasa/adzan magrib/burit).
 
Kamis (27/08) di Tasikmalaya, banyak hal yang dilakukan oleh masyarakat terutama para remaja untuk ngabuburit. Ini sudah menjadi sebuah tradisi yang dilakukan para remaja Tasikmalaya tiap tahunnya selama Bulan Ramadhan.

Ada beberapa alternatif ”Ngabuburit” ala remaja di Tasikmalaya. Salah satunya adalah balapan motor. Aksi kebut-kebutan yang didominasi oleh para remaja itu menjadi sebuah keasyikan tersendiri untuk menunggu berbuka puasa. Kegiatan para remaja yang beradu kecepatan dengan menggunakan kendaraan bermotor ini memang banyak diminati. Walaupun sebenarya pihak yang berwajib mengatakan bahwa menurut “aturan”, kegiatan balapan motor tidak diperbolehkan. Dikarenakan arena balapan yang dipakai oleh kebanyakan remaja di Tasikmalaya adalah jalan umum. Bukan arena balapan khusus. Dan itu akan mengganggu ketertiban umum, ketertiban lalu lintas, meskipun dengan alasan “Ngabuburit”.

Selain banyak faktor lain yang menyebabkan aksi ini dliarang. Faktor itu salah satunya dapat menyebabkan si pengendara motor kecelakaan. Aparat juga menyebutkan bahwa balapan ini termasuk tindakan pelanggaran PERDA mengenai ketertiban umum dan termasuk Tindak Pidana Ringan (TIPIRING). Namun, sayangnya aturan ini kurang di indahkan oleh para remaja, dan masih saja dilakukan. Arena balapan dapat kita temui di berbagai titik di Tasikmalaya. Terutama di Jembatan-jembatan.

Disisi lain ada pula remaja yang mengisi luang waktunya itu (ngabuburit) dengan nongkrong. Seperti yang dilakukan Eka yang tengah di temui di sekitar Jembatan daerah kab. Tasikmalaya. “Iseng saja” tuturnya ringan.

Walaupun begitu, tidak semua remaja Tasikmalaya suka dengan aksi kebut-kebutan atau sekedar nongkrong saja. Melainkan kegiatan “ngabuburit” diisi dengan tadarus Al-Quran. Ada juga yang mengikuti diklat “Pesantren Kilat”. Menurut pengurus Pesantren Riyadlul Hikmah di kec.Sukaraja kab.Tasikmalaya Fitriani Bilqis (32), tujuan awal dari kegiatan tadarus Al-Quran dan Diklat diantaranya untuk mengisi waktu dengan kegiatan bermanfaat. Selain itu, untuk meningkatkan kualitas SDM supaya nantinya dapat berguna di masyarakat.

”Saya harap dengan kegiatan ini dapat meningkatkan skill untuk bekal diri pribadi, dan untuk di baktikan kepada masyarakat terutama dibidang tilawah”ungkapnya saat di temui seusai mendidik santri tadarus Al-Quran di Mesjid Agung Nurul Iman Sukaraja. Dan kegiatan Tadarus Al-Quran berserta Diklat rencananya akan dilaksanakan selama 20 hari selama bulan puasa. Untuk jadwalnya, Diklat dimulai dari pukul 08:00 s.d 11:00. Sedangkan untuk tadarus Al-Quran setiap jam 16:00 s.d 17:00.

Pendapat lain disampaikan oleh salah seorang santri yang tengah mengikuti kegiatan ini, yakni Sani yang menurutnya kegiatan ini sangatlah bermanfaat. “Ini kan Bulan Puasa, jadi saya lebih senang mengisi keegiatan ngabuburit dengan Tadarus, lebih bermanfaat tentunya dan ada pahala yang besar tentunya”tambahnya kemudian.


Berita Selasa, 18 Agustus 2009

Latihan Jurnalistik Perdana

 

PELATIHAN jurnalistik pada hari sabtu,15 agustus 2009 kemarin itu hal yang baru di MA Jamanis. Acara ini di ikuti beberapa siswa yang ingn tau pelatihan jurnalistik. Dengan pelatihan ini,diharapkan para siswa menjadi lebih tau apa itu dunia jurnalistik? dan bisa memahami berita serta mempublikasikannya.  Selain itu seseorang juga dapat merasakan bagaimana memoles  tulisannya tersebut menjadi berita yang menarik dan dibaca orang.

Minggu depan, pelatihan akan dilanjutkan pada acara "Kemping Jurnalistik". Temen-temen yang mau ikut belajar bareng. hayuuu!

Berita Selasa, 28 Juli 2009

Aksi "Pipa" di PAO

ORGANISASI Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 4 Tasikmalaya mengadakan  PPAO (Perkemahan Perkenalan Antar Organisasi) di Karang Anyar Kecamatan Kawalu selama 2 hari yaitu Hari Jum’at (17/7) dan Sabtu (18/7). Kegiatan ini dilakukan setiap tahun ajaran baru, yang merupakan program kerja organisasi itu sendiri.

Ikuti Administrator di:
  • matakamu