Salam, Selamat Datang di Jurnal dan Komunitas Matapelajar.
Silahkan masuk atau mendaftar untuk membuat halaman blog serta catatan personal anda.

Close

Athif Roihan

Hanya seorang dan salah satu dari sekian penulis aktif matapelajar.com
Berita Senin, 21 Desember 2009

Ingat Ibu

"Kasih Ibu, Kepada Beta

Tak Terhingga sepanjang masa...."

Lirik tadi memang sangat familiar ditelinga kita, dan bila mendengar sair lagu ini, kita pasti ingat pada seseorang yang besar jasanya lebih besar dari pegunung himalaya dan kasihnya lebih luas dari lautan. "ibu"

Dalam Al-Quran Allah sangat melarang kita untukmenentang orangtua hususnya ibu. bahkan untuk mengatakan uh saja seorang anak sudah disebut pembangkang. banyak kisah-kisah bagaimana seorang ibu harus dihormati, sampai-sampai karena tak ridonya seoramg ibu, saudagar kaya sekalipun harus mengalami syakaratul maut yang sangat menyiksa

Kawan pernahkah terpikir, mengapa jasa seorang ibu takkan pernah terbayar? karena jasa ibu tak pernah putus, sampai kita besar bahkan masuk lubang kubur. Ya memang, kasih seorang ibu yang mengasuh sepuluh anak lebih besar ketimbang kasih sepuluh anak pada seorang ibu. 

Makanya kawan, jangan sia-siakan kehidupan kita yang masih didampingi ibu kita, dan buat ibunya yang udah ga ada, jangan lewatin doa, supaya kita bisa ketemu sama ibu kita di surga kelak, amin...

 

"Hanya memberi tak harap kembali.

Bagai sang surya, menyinari dunia"

(Athif /JSI)

Berita Minggu, 20 Desember 2009

santri Jurnails

Hari jum’at itu hotel surya tasikmalaya, terusisk keheningannya oleh hirup pikuk santri futuristic, sebuah jaringan masa depan terbentuk dan memulai langkah awalnya. Sebuah acara yang menjadi tolak ukur kemajuan santri diadakan. Dengan judul “Pelatihan Jurnalistik & Teknologi Informasi Komunikasi Santri Jawa Barat “ yang terselenggara atas sokongan relawan bangsa ini terlaksana dengan meriah.

Dimulai pelatihan jurnalis dasar hingga pembuatan media jurnal yang berbasis pesantren di berikan pada para santri dari perwakilan kabupaten dan kota di jabar ini.

“Pada dasarnya pelatihan ini memang dimaksudkan untuk menyetarakan penrimaan informasi khususnya jurnalistik antara masyarakat santri dengan nonsantri” ujara h. Syaiful Ramadlan, SE. selaku ketua panitia dalam acara ini.

Sebagian besar materi yang disampaikan dibawakan oleh wartawan senior priangan, dan peserta yang dating bukan hanya dari tasik, kota dan kabupaten lain pun banyak berdatangan, dan setap santri dari pesantren berbeda membawa cerita dan pengalaman berbeda yang membuat forum ini sangat hidup.

Ketika ditanya mengenai kelanjutan forum ini panitia mengatakan bahwa, akan ada acara antara dua sampai tiga bulan kedepan yang nantinya mengumpulkan kembali alumni pelatihan ini untuk membahas kontribusi nyata dari kegiatan ini, baik berupa hasil nyata atau rancangan sebuah media jurnal islam.

Selain pelatihan, para peserta pun diberikan contoh langsung bagaimana sebuah Koran dibuat, bagai mana posting ke Koran dan lain-lain. “kami harap ada kelanjutan dari kegiatan ini baik dalam bentuk buletin jum’at, web master atau media lain yang bias memberi maslahat bagi pesantren” ujar kang Arif peserta dari tasik kota.

 (Arai_natsir/JSI/cjf)

Ikuti Athif Roihan di:
  • matakamu