Salam, Selamat Datang di Jurnal dan Komunitas Matapelajar.
Silahkan masuk atau mendaftar untuk membuat halaman blog serta catatan personal anda.

Close
Blog* | Kumpulan artikel dan catatan-catatan personal
Jadikan matapelajar.com sebagai tempat dalam menulis serta menerbitkan catatan-catatan personal, belajar bersama, menjadi "pewarta", berdiskusi dan berkomunikasi sesama pengguna. Mendaftar
M. Husain Rabu, 18 Januari 2012

Forum Mahasiswa Lintas - Ciamis Gelar Pertemuan Perdana





bangsa ini rapuh karena masyaraktnya tidak bersatu, Negara ini hancur karena tidak adanya keadilan dan Republik  ini akan tertinggal apabila generasi penerus telah teracuni oleh budaya-budaya yang merusak.

Generasi penrus merupakan elem penting untuk pembangunan bangsa, apabila generasi penerus suatu bangsa telah bobrok tak ada lagi yang bisa diharapkan. Bahkan zaman abu sofyan atau yazid bin muawiyah akan terlihat kembali di zaman modern ini. Tentu kita tidak menginginkan itu semua. Bagi yang peduli terhadap kemajuan bangsa, ini merupakan problematika yang harus di pecahkan. Bagaiamana agar generasi penerus negeri ini sesuai dengan apa yang diharapkan para pendahulunya.

berawal dari sebuah kepedulian terhadap tanah air juga sebagai salah satu  upaya membangun dan meningkatkan kualitas mahasiswa kabupaten cimis,  mahasiswa yang tergabung dalam "Forum Mahasiswa Lintas - Ciamis" hari ini Kamis (19/1) akan mengadakan Silaturahmi Perdana dan Penyatuan Visi mahasiswa yang bertempat di Kantin Kembang Galuh [samping islamic center ciamis] tepatnya pukul 07.30.

FORMAL, begitu sapaan akrab forum ini, merupakan perkumpulan yang berdiri dan didiraikan dari sebuah  kepedulian dan semangat untuk membangun kabupaten ini. Sampai saat ini telah tercatat 246 mahasiswa yang ikut berpartisipasi dalam forum ini.

kegiatan ini dilakukan sebagai langkah awal untuk mengembangkan potensi para mahasiswa di tatar galuh ini."ini merupakan langkah awal bagi mahasiswa tatar galuh untuk memajukan daerahnya, dan kegiatan ini terbuka bagi siapapun mahasiswa yang berasal dari ciamis. Juga tidak membatasi antara universitas yang ada" ungkap salah satu pengurus Formal.

agenda yang dalam waktu dekat akan di adakan Forum ini adalah pelatihan Jurnalistik. Seiring dengan perkembangan zaman, mahasiswa di tuntut untuk mampu bertanding dengan kerasnya dampak yang timbul dari peperangan ini. Salah satunya adalah kemampuan Jurnalistik. Diharapkan agenda pelatihan ini mampu menghasilakn sebuah dorongan bagi mahasiswa untuk menceburkan dirinya terhadap dunia jurnalistik ini. "Forum ini pun selain tempat berkumpulnya mahasiswa tatar galuh, juga sebagai sarana dakwah. Dengan belajar jurnalistik yang salah satunya terdapat kegiatan tulis - menulis. Minimal kita (mahasiswa) mampu mengungkapkan apa yang menjadi tujuan kita lewat media ini" Tutur Winy selaku Ketua Formal.


Walau kontribusi kita terhadap negeri ini baru dimulai, tetapi kalau kita kerjakan secara terus menerus akan membuahkan hasil yang besar. Jangan menganggap sepele hal yang kecil. Karena semua bermula dari hal kecil. Semoga Forum ini bisa menjelma menjadi salah satu bagian penting di kabupaten ini!! Semoga!


Jhon "Husain" MSy
Mahasiswa IAID - Ciamis
RM2I (Remaja Masjid Mandiri Informasi) Masjid Agung Ciamis

Maman Noer Zaman Kamis, 01 Desember 2011

KAMMI Ciamis Ciptakan Kader Berjiwa Negarawan

KAMMI Ciamis Ciptakan Kader Berjiwa Negarawan

 

 

Hari ganti hari keberadaan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Ciamis makin menjadi. Hal itu dibuktikan dengan terealisasinya program kammi satu persatu, misalnya saja program yang dilaksanakan minggu kemarin, yaitu acara training kepemimpinan yang diselenggarakan kammi komisariat Insitut Agama Islam Darussalam (IAID).

Training tersebut bertempat di Badan Kepegawaian Daerah  (BKD) Ciamis selama 3 hari berturut-turut dari tanggal 25-27 November dan diikuti 27 peserta dari berbagai perguruan tinggi di ciamis.

Dari semenjak dibukanya acara training kepemimpinan tersebut, tak satupun dari sekian banyak peserta yang kelihatan bosan selama mengikuti acara, karena pihak panitia menyuguhkan games atraktif yang mampu mengpulihkan semangat para pesertanya.

selain itu yang membuat senang peserta, pada setiap berlangsungnya materi, fasilator yang diundang panitia dominan orang-orang bonavit yang sudah dikenal existensinya di ciamis. Sebut saja DR. Kusnadi seorang edupreneur  asal ciamis yang pada kesempatan itu mengisi materi tentang duania kewirausahaan.

Ketua pelaksana Ahmad Faqihudin mengatakan “Tujuan diselenggarakan training kepemimpinan tersebut dalam rangka membangun karakter muslim berjiwa negarawan sebagai persiapan kepemimpian muda Indonesia” ujar aruip ketiak di temui sabakampus.

Hal senada ketua kammi daerah ciamis arif santoso, acara training itu tidak sekedar acar training biasa, akan tetapi dalam rangka meningkatkan kapasitas anggota.

Dengan diselenggarakannya training kepemimpinan tersebut KAMMI daerah ciamis berharap dapat menciptakan kader-kader baru yang loyal dan eksistensinya di KAMMI ciamis yang besar, dengan demikian keberadaan KAMMI di ciamis dapat berpartisipasi menjadi  bagian dalam membangun ciamis menuju kota yang lebih mantap.

 

Maman Nurjaman

Baju Kopral

Fakultas Ekonomi Manajemen Unigal Ciamis

 

 

indra Kamis, 10 November 2011

Jembatan_MU

Jemari tak pernah ku inginkan tumbuh
telapak kaki sungguhlah letih
setiap erat pegangan selalu membidik dosa
senapan langkah ini mengerucut ke balik dusta

oh, betapa sangat pencarian ini

ketika bosan dengan keadaan
ketika lenyap semua harapan
bagai
sutra
Kau
tiupkan gema takbir yang mungil
"astagfirulloh"
kelopak mata ini meneteskan keruh air mata
dengan lirih.

perlahan bibir ini mengucap
"lailahaillalloh Muhammadarrasululloh"

Kota Bandung 2011

M. Husain Senin, 03 Oktober 2011

Olimpiade Jurnalistik

 

Kata olimpiade adalah kata yang tak asing lagi bagi telinga kita. Namun bagaimanakah apabila olimpiade ini dikaitkan dengan dunia Jurnalistik? Ya. Olimpiade Jurnalistik, mungkin kata itulah yang cocok untuk menggambarkan kegiatan yang berlangsung ahad (02/10) di Kampus MAN Darussalam Ciamis.  Even yang diberi nama Journalist For Student (jfs) V ini berbeda dengan kegiatan sebelumnya. “memang kami sedikit memodifikasi” ujar Akbar sebagai ketua pelaksana.

Dalalm JFS V kali ini di gelar 4 lomba yang kesemuanya berkutat di bidang Jurnalistik. Yaitu Lomba Fotografi, Membaca berita, menjadi Reporter dan menulis artikel. Dan tentunya mendatangkan juri-juri yang professional yaitu dari Galuh TV dan Koran Kabar Priangan.

Ajang yang menggabungkan antara Workshop dan 4 lomba ini di ikuti oleh sekitar seratus peserta se-Priangan timur.  Yang uniknya adalah ada salah satu peserta yang mengikuti ajang ini sejak angkatan pertama yakni JFS I.  Sungguh luar biasa, ini menggambarkan betapa pedulinya para remaja di wilayah priangan timur ini terhadap dunia Jurnalistik.

Di penghujung acara ada persembahan teater dari anak –anak teater Faslah Ponpes Darussalam. Suguhan ini cukup menghibur peserta worksop. Tim teater yang di motori sayidah iklima dkk menampilkan kolaborasi antara teater dengan tari (tari saman). “wah sangat menarik” tutur salah satu peserta.

Even ini di akhiri dengan foto bersama di depan aula.

Husein d’james

Baju Kopral  / Reportese

IAID Ciamis

 

indra Selasa, 27 September 2011

Dadaha

I

Najan sagẻwok jeung pacorok kokod

Tapi tetep rẻa nu nyoro

Najan pinuh ku kamelang

Aya guna pikeun dudunya

 

II

“Dadaha”

Anjeun boga carita mang juta jalma

Anjeun nẻnjo pungsatna calana

Sarta tembong maksiatna rẻwuan manusa

Di Dadaha :

Pagelek-gelek

Pasedek-sedek

Silih sẻrẻd

Silih sẻbrẻd

“Dadaha”

pikeun kuring anjeun jadi cukang ngaguar karya

GK.170911

M. Husain Minggu, 18 September 2011

Wahana wisata air menjamur

 

Indonesia yang sebagian besar wilayahnya adalah perairan, membuat warga Negaranya lebih cenderung terhadap lokasi-lokasi yang lebih banyak sumber airnya. Bahkan masyarakat Indonesia akan sangat tidak nyaman ketika telah kekurangan air.

Keadaan tersebut menjadi modal utama bagi para pengusaha wahana wisata air. Dengan melihat kenyataan yang terjadi, tak heran apabila akhir-akhir ini banyak wahana wisata air bertebaran di berbagai pelosok negeri.

Sebagai contoh di kawasan priangan timur Prov Jawa Barat, waha wisata air mulai bertebaran di mana-mana. Yang terbaru adalah di Kabupaten Ciamis, yaitu Mega wisata Icakan. Yang terletak di daerah Baregbeg Ciamis. Walau terbilang baru, tetapi tak menyurutkan minat para pengunjung untuk menjajal area wisata ini. Terlihat dengan banyaknya pengunjung yang berdatangan dari berbagai daerah dalam ataupun luar kota. Sebut saja Zahra warga kecamatan Rajadesa yang rela menempuh perjalanan kurang lebih selama satu jam untuk turut meramaikan Mega Wisata di Tatar Galuh ini “ya untuk sekedar rekreasi bersama keluarga” tuturnya.

Berbagai fasilitas rekreasi di sajikan bagi para pengunjung. Mulai dari kolam renang, permainan anak seperti beca-becaan dan deldom, flying Fox dan fasilitas lain. Tentunya dengan harga yang sangat terjangkau. Yakni dengan Rp. 5000 saja, kita bisa menikmati Indahnya pemandangan dari saung-saung kecil yang ada di areal wisata.

Wahana yang dibangun atas dasar kepedulian seorang Pengusaha Besi baja terhadap kampung halaman yakni Tatar Galuh, menghabiskan biaya yang tidak sedikit. 3 Milyar lebih telah dikeluarkan pengusaha yang memiliki beberpa cabang di daerah Priangan ini.

Tidak hanya Mega Wisata Icakan yang berdomisili di daerah Ciamis, kota Tetangga yakni Kota Banjarpun tidak kalah dengan Waterpaknya. Bahkan di Ciamis selatan  yang terkenal dengan keindahan pantai Pangandaran juga berdiri sebuah wisata air lain yaitu Waterpak Pangandaran.

Lain Ciamis lain pula Tasikmalya. Wahan air yang terus menjamur di Kota Resik ini membuat para pengunjung leluasa memilih tempat wisata sesuai dengan kemampuan dan minat para pengunjung. Karena di kota yang terkenal dengan sebutan kota Santri ini sangat banyak sekali wahana wisata air. Dari yang murah sampai yang memerlukan rupiah yang tidak sedikit. Sebut saja waterbom maarif yang hanya memasang tariff Rp 5000 sampai TeeJay Waterpak yang membandrol Rp 30.000 per orang.

Tanpa disadari kedaan kita sangat di pengauhi oleh lingkungan di sekitar kita, kecenderungan yang ada pada diri kita bisa jadi ada kaitannya dengan alam dunia. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menggunakan semua fasilitas yang ada dengan cara yang cerdas.

M Husain Ksyf (Jhon)

Baju Kopral

IAID Ciamis

 

M. Husain Minggu, 18 September 2011

MAHASISWA HARUS BEDA DENGAN ANAK SD

Minggu kemarin tepatnya tanggal 13/09 kebanyakan perguruan tinggi telah memulai pembelajaran di kelas. Bahkan tidak sedikit Perguruan TInggi yang telah lebih awal memulai proses pembelajaran di kelas, sebagai Contoh Universitas Pendidikan Indonesia, Institut Teknologi Bandung dan banyak lagi. Sebagai mahasiswa baru, menginjakan kaki di sebuah Universiats/Institut dan belajar di dalamnya merupakan suasan baru. Memang dalam segi belajar kita sudah terbiasa sejak mulai bersekolah di bangku Sekolah Dasar (SD) atau Madrasah Ibtidaiyah (MI).  Bahkan sejak lahirpun Sang Khalik  telah mewajibkan kita untuk menuntut Ilmu.

Dikatan Maha, karena bersekolah di Perguruan Tinggi merupakan jenjang tertinggi pendidikan Formal di Negara kita. Tentu kita sebagai mahasiswa tidak ingin gelar ‘maha’ yang ada pada diri kita hanyalah sebagai hiasan saja dan tidak berpengaruh terhadap sikap kita.

Apakah Mahasiswa sama dengan Siswa Sekolah Dasar? Tentu beda, tetapi sama dalam hal belajar. Definisi belajarpun sangat luas. Belajar adalah bagaimana seseorang menjadi tahu, belajar juga adalah proses perubahan diri seseorang dll.

Kemudian bagaimana cara agar kita tidak disamkan dengan anak SD?? Sangatlah Mudah. Yang paling utama adalah sikap kita yang harus berbeda dengan anak SD. Sebagai contoh adalah sikap Mandiri yang ditanamkan pada setiap diri mahasiswa. Apabila sikap tersebut tidak ada pada diri kita, kita bisa disamakan dengan anak Sekolah Dasar, yang cenderung lebih banyak di beri oleh guru. Atau dalam bahasa sunda sering disebut “di suapan ku guru”.

Nah agar kita berbeda dengan siswa sekolah dasar, dan predikat ‘maha’ yang secara otomatis melekat pada diri kita tidak sia-sia, diperlukan peningkatan skill di perguruan tinggi. Dengan cara

—  Diperlukan kondisi aktif dan kreatif : mahasiswa kuliah bukan sekedar, semata-mata, atau terutama mendengarkan kuliah, tetapi untuk meneliti dan mencermati pembahasan para dosen terhadap masalah tertentu.

—  Tidak masuk bangku perkuliahan dengan ‘OTAK KOSONG’ itu berarti sebelum perkuliahan dimulai minimal kita telah mengetahui sekilas tentang pelajaran yang akan kita pelajari dikelas.

—  Bersikap Kritis. Dan ini merupakan salah satu cirri utama mahasiswa. Dan salah satu pembeda juga dengan anak SD

—  Frekuensi membaca lebih ditingkatkan

—  Dan yang terakhir adalah bagaimana sikap kita dalam mengikuti pembelajaran. Yang biasanya kita suka ‘berisik’ dalam diskusi, marilah belajar untuk menghormati. Yang tadinya kerap kali melihat pekerjaan orang, marilah kita belajar untuk menumbuhkan rasa Responsibility yang ada pada diri. Dan lain-lain.

Apabila kelima aspek diatas sudah ada pada diri kita, Insya Allah kita akan sangat berbeda dengan anak SD. Dan layak menyandang gelar Mahasiswa seutuhnya. Mengapa dikatakan seutuhnya? Karena banyak para Mahasiswa yang tidak utuh. Pekerjaannya hanya nongkrong, hura-hura dsb.

Juga Sebagai mahasiswa, kita juga perlu mengingat Seven Habits of Highly Effective Student yang di tulis oleh Steven Covey.

  1. Bertanggung jawab atas dirimu sendiri.
  2. Pusatkan dirimu terhadap nilai dan prinsip yang kamu percaya.
  3. Kerjakan dulu mana yang penting.
  4. Anggap dirimu berada dalam situasi "competition" (bukan situasi "win-win" lagi).
  5. Pahami orang lain, maka mereka akan memahamimu.
  6. Cari solusi yang lebih baik.
  7. Tantang dirimu sendiri secara berkesinambungan.

Tentu sebgai mahasiswa muslim, ketujuh Prinsip diatas harus di selaraskan dengan nilai-nilai luhur Agama. Ketika agama telah menjadi Baromter bagi kita, insya Allah kita akan merasakan “Double Winner”. Yakni kita telah menjadi Pemenang di Alam dunia juga Akhirat. Karena dalam sebuah keterangan “Barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya Allah akan memudahkan urusan dunianya, tetapi apabila dunia adalah tujuannya Allah akan mempersulit dirinya”. Intinya semua usaha yang kita perjuangkan di dunia tujuannya adalah untuk akhirat. Wallahualam.

M Husain Ksyf (Jhon)

Institut Agama Islam Darussalam – Ciamis

Baju Kopral

 

 

M. Husain Senin, 12 September 2011

TAMADA 2011 MANTAP! Learning Skill di Perguruan Tinggi

 

 

Seperti yang telah diberitakan Harian Kabar Priangan  edisi Jum’at 9 September  2011 Institut Agama Islam Darussalam melaksanakan kegiatan Taaruf Mahasiswa Darussalam atau sering disebut TAMADA. Even yang berlangsung selama 4 hari ini di ikuti oleh sekitar 250 peserta  yang kesemuanya adalah mahasiswa baru dan ada juga mahasiswa lama yang belum melaksanakan kegiatan tamada.

Mengapa mahasiswa lamapun yang belum melaksanakan tamada di wajibkan mengikuti, dikarenakan Tmada adalah  salah satu syarat untuk mengikuti ujian di akhir perkuliahan atau biasa disebut ujian Munakasyah dan sebagainya.

Acara ini di buka secara resmi oleh Wakil Riktor Bidang P3M. Bpk Drs H Momon Kosasih. Dalam sambutannya Wakil rector mewakili Rektor menggucapakn permohonan maaf karena dalam  pembukaan ini Bapak Rektor yang sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam yakni Bapak KH DR Fadlil Munawwar Manshur, M.S tidak bisa  hadir.

Dalam Tamada tahun ini berbagai kegiatan dilakasanakan. Mulai dari Materi para Dosen, Olah Raga, Game sampai kepada acara bakti social di Lingkungan Ponpes Darussalam.  Materi yang disajikanpun sangat menarik dan luar biasa, oleh karena itu penulis ingin berbagi dengan sahabat semua mengenai ilmu yang di dapat dari para pemateri.

Learning Skill di Perguruan Tinggi

(Sumadi M.Ag)

Dosen IAID, sekretaris Program Pasca Sarjana IAID

 

Mengawali penyampainnya Bp Sumadi terlebih dahulu menayangkan sebuah kata-kata bijak yang kurang lebih seperti di bawah ini “Pabila ingin mengubah sebuah keadaan, Saya harus mengubah diri saya lebih dahulu,Dan untuk mengubah diri saya secara efektif,Saya lebih dahulu harus mengubah persepsi saya…”(Stephen R. Covey,  Penulis Buku Seven Habits)

 

Dalam pembahasannya beliau menjelaskan berbagai cara agar sukses dalam perkuliahan. Dosen yang juga pernah merasakan suasana Hawai USA ini mengatakan bahwa ada dua Keywords untuk efektif kuliah.  Salah satunya adalah  Memiliki Motivasi untuk sukses Kuliah dan sukses hidup (how to be success). Memiliki motivasi adalah hal yang biasa dalam diri manusia, tapi menjadikan motivasi itu sebagai factor atau jalan menuju sukses (dunia dan akhirat) itu adalah luar biasa.  Karena betapa banyak orang memiliki motivasi tinggi untuk merusak dunia dan sebagainya. Dan tentu motivasi yang paling penting adalah motivasi yang bersifat ukhrowi bukan bersifat duniawi. Karena dalam sebuah keterangan “Barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya Allah akan memudahkan urusan dunianya, tetapi apabila dunia adalah tujuannya Allah akan mempersulit dirinya”. Dengan demikian sebelum kita membangun motivasi tersebut kita harus meluruskan niat terlebih dahulu, karena segala sesuatu tergantung pada niatnya. Dalam membangun motivsi dalam diri kita, perlu aspek-aspek penunjang. Dalam materinya beliau menyebitkan “Suskses itu hasil tabungan kerja keras, disiplin, dan kebaikan kita. Samakin disiplin, kerja keras dan berbuat baik maka semakin bahagia dan sukses hidup kita”.

 

Ketika kita mempunyai kemauan untuk sukses disaat itu kita akan melewatii semua rintangan yang menghalang. Yang menjadi maslah “maukan hidup anda menjadi sukses?” di pertengahan pembahasannya Pak Sumadi menceritakan bagaimana dirinya bisa menjadi salah satu perwakilan dari 40 orang yang berkesempatan menginjakan kaki di Hawai selama satu semester atau 6 bulan. Setelah penulis perhatikan, bahwa keberhasilan beliau adalah merupakan Gabungan dari semua kerja keras yang  dijalani selama ini. Seperti yang telah dijelaskan di atas yakni gabungan dari kerja keras, disiplin, berbuat baik dan tawakkal kepada Sang pencipta. Tawakkal dalam hidup dapat menjadikan diri kita orang yang selalu mensyukuri nikmat. Ketika semua usaha telah dilakukan, bagaimanapun hasilnya kita percayakan pada sang khalik. Begitu Pula yang dirasakan Pak sumadi ketiak beliau mengikuti sebuah seleksi yang di adalakan salah satu Lembaga Milik Amerika Srikat di Indonesia. Seleksi masuk tersebut adalah untuk mengisi bagian Audik Internal dalam lembaga tersebut. Tentu saja haruslah orang yang berkompeten untuk mengisi bagian tersebut. Beliau mengatakan “saat itu saya harus bersaing dengan orang-orang yang luar biasa, lulusan luar negeri dll saya hanya bertawakal pada Allah setelah usaha yang maksimal telah saya lakukan”. Hasil dari sebuah kerja keras berbuah manis, beliau terpilih  setelah dua peserta lain yang keduanya merupakan lulusan S2 luar negeri di sebutkan panitia. “waktu itu saya masih ingat, ketika panitia menyebutkan dua nama sebelum saya yang keduanya merupakan lulusan luar negeri, tapi Alhamdulillah di urutan ketiga panitia menyebutkan Sumadi lulusan S1 IAID Ciamis”.  Berikut adalah gambar di ambill ketika beliau berada di EWC Hawai USA

 

 

M  Musytakul Husain  K (Jhon)

Baju Kopral

IAID Ciamis

M. Husain Senin, 05 September 2011

Catatan I’tikap Masjid Agung Ciamis 1432 H – 2011 M

 

 

10 Malam terakhir adalah hari-hari yang penuh dengan keberkahan. Karena Di antara 10 malam tersebut akan datang malam yang lebih baik daripada seribu bulan yakni malam lailatul qodr. Setiap umat islam di seluruh pelosok dunia berlomba-lomba untuk mendapatkan malam utama tersebut. Berbagai amalan di lakukan mulai dari memperbanyak membaca al-Qur’an, sedekah, beri’tikap di masjid dll.

 

Tak ketinggalan umat muslim di kabupaten ciamis. Pemerintahan setempat yang bekerjasam dengan DKM (Dewan Keluarga Masjid) Masjid Agung Ciamis mengadakan acara I’tikap untuk membantu umat islam di kab ciamis.  Rangkaian itikap di awali dengan acara seminar tentang menghapal Al-qur’an yang di isi oleh Ust Ja’far dari Bandung.

 

Ikatan kekeluargaan sangat terasa ketika penulispun mengikuti kegiatan I’tikap ini. Meski pesertanya tak sebanyak peserta  di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung dsb. Tapi arti yang sangat besar begitu melekat. kebersamaan yang tetap terjaga, semangat yang tetap membara dan rasa kasih sayang yang amat besar terpancar dari setiap peserta itikap yang penulis temui.

 

 

Yang sangat luar biasa adalah tidak hanya masyarakat kabupaten Ciamis yang mengikuti kegiatan ini, tetapi warga kota tetangga Tasikmalaya pun ada yang mengikuti kegiatan ini. Subhanallah semuanya berkumpul dalam satu tujuan yang haqiqi, yakni mengharap ridha sang pencipta.

 

Semoga Kita dipertemukan kembali dengan Ramadhan Tahun depan. Amiin.

 

 

Penulis dan Kontributor Aktif matapelajar.com

Komentar