Salam, Selamat Datang di Jurnal dan Komunitas Matapelajar.
Silahkan masuk atau mendaftar untuk membuat halaman blog serta catatan personal anda.
|
Lomba Apresiasi Bahasa dan Sastra DaerahDitulis oleh : indra Jumat, 28 Agustus 2009 01:16
Tasik kini telah bangkit kembali, dari 6 mata lomba kategori pa/pi, dan di ikuti oleh 10 perwakilan Daerah yang masuk pada wilayah Priangan IV diantaranya: Kota Bandung, Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Cimahi, Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis dan Banjar.6 mata lomba yang mereka ikuti diantaranya; 1. lomba pupuh 2. lomba puisi basa sunda 3. lomba mengarang 4. lomba pidato/biantara 5. lomba maca warta 6. lomba ngadongeng. Kota Tasikmalaya berhasil membawa pulang 25 piala. 11 emas, 6 perak dan 8 perunggu meski tidak di katakan juara umum tapi bisa di katakan kota tasikmalaya menjadi juara umum. Soundtarck di atas bisa di artikan bahwa kota Tasik datang bertanding akan menmpilkan yang terbaik dan harus menjadi juara, Tasik resik Tasik digjaya. Sorak sorak bergembira ketika di umumkan kejuraan. Bagaimana tidak bersorak? Hampir semua peserta berhasil menampilkan yang terbaik. Pada awalnya peserta dari kota Tasikmalaya khususnya bidang puisi sunda merasa agak khawatir, karena wilayah Priangn timur bisa dikatakan merupakan pesaing yang ketat. Bahkan salah satu peserta yang bernama Dona yang mengikuti lomba baca sajak sunda tingkat SMA Pa, mengatakan: “ rasanya sulit untuk menjadi juara 1 karena setiap kali di adakan lomba baca sajak sunda saingan terberat adalah priangan wilayah IV”. salah satu juri dari lomba baca sajak sunda Godi Suwarna mengatakan : “ sebaiknya yang di ambil untuk tingkat provinsi khusus priangan wilayah IV juara 1 dan 2, karena selain di ikuti oleh 10 daerah para pesertanya juga sangat berkualitas. Dan saran untuk ke depan dari 10 daerah ini akan lebih baik jika di bagi dua.” Tak ingin ketinggalan untuk memberi masukan, salah satu oficial sajak Drs. Eri Kustiaman yang sekaligus menjadi kepala sekolah di SMA PASUNDAN 2 TASIKMALAYA “gening ari ku keyeng latihan mah urang teh bisa meunang hasil anu mucekil, jeung mun bisa mah tapi kudu deuih iyeumah kang Ipin, libatkeun nu ngarana sanggar teater teh da geuningan butuh, barudak di aping teh ulah ku guruna hungkul, da aya nu lewih ngarti,komo jang engke ka bandung mah kudu serieus latihan nana”
|
Plus Icon
Plus Icon
Sumbang Artikel, Klik disini!Anda dapat menyumbangkan berbagai karya tulis atau artikel untuk diterbitkan di matapelajar walaupun tidak memiliki akun. Sertakan informasi pribadi anda dengan lengkap. |
1 Komentar Tulis Komentar
RSS feed for comments to this post