Salam, Selamat Datang di Jurnal dan Komunitas Matapelajar.
Silahkan masuk atau mendaftar untuk membuat halaman blog serta catatan personal anda.

Close

Lomba Apresiasi Bahasa dan Sastra Daerah

Datang tandang ti kota Tasik
Rek bajuang tandang midang
Jucung unggul kudu meunang
Tasik resik Tasik digjaya”

Soundtrack
yang di buat oleh pa Nanang SOS pada saat malam devileu dalam acara lomba apresiasi basa dan sastra yang diselenggarakan di hotel banyu alam garut. Ternyata bisa di buktikan oleh para kontingen dari kota tasikmalaya.

Tasik kini telah bangkit kembali, dari 6 mata lomba kategori pa/pi, dan di ikuti oleh 10 perwakilan Daerah yang masuk pada wilayah Priangan IV diantaranya: Kota Bandung, Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Cimahi, Garut, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis dan Banjar.6 mata lomba yang mereka ikuti diantaranya;  1. lomba pupuh 2. lomba puisi basa sunda 3. lomba mengarang 4. lomba pidato/biantara 5. lomba maca warta 6. lomba ngadongeng. Kota Tasikmalaya berhasil membawa pulang 25 piala. 11 emas, 6 perak dan 8 perunggu meski tidak di katakan juara umum tapi bisa di katakan kota tasikmalaya  menjadi juara umum.

Soundtarck di atas bisa di artikan bahwa kota Tasik datang bertanding akan menmpilkan yang terbaik dan harus menjadi juara, Tasik resik Tasik digjaya. Sorak sorak bergembira ketika di umumkan kejuraan. Bagaimana tidak bersorak? Hampir semua peserta berhasil menampilkan yang terbaik. Pada awalnya peserta dari kota Tasikmalaya khususnya bidang puisi sunda merasa agak khawatir, karena wilayah Priangn timur bisa dikatakan merupakan pesaing yang ketat.

Bahkan salah satu peserta yang bernama Dona yang mengikuti lomba baca sajak sunda tingkat SMA Pa, mengatakan: “ rasanya sulit untuk menjadi juara 1 karena setiap kali di adakan lomba baca sajak sunda saingan terberat adalah priangan wilayah IV”. salah satu juri dari lomba baca sajak sunda Godi Suwarna mengatakan : “ sebaiknya yang di ambil untuk tingkat provinsi khusus priangan wilayah IV juara 1 dan 2, karena selain di ikuti oleh 10 daerah  para pesertanya juga sangat berkualitas. Dan saran untuk ke depan dari 10 daerah ini akan lebih baik jika di bagi dua.”

Tak ingin ketinggalan untuk memberi masukan, salah satu oficial sajak Drs. Eri Kustiaman yang sekaligus menjadi kepala sekolah di SMA PASUNDAN 2 TASIKMALAYA “gening ari ku keyeng latihan mah urang teh bisa meunang hasil anu mucekil, jeung mun bisa mah tapi kudu deuih iyeumah kang Ipin, libatkeun nu ngarana sanggar teater teh da geuningan butuh, barudak di aping teh ulah ku guruna hungkul, da aya nu lewih ngarti,komo jang engke ka bandung mah kudu serieus latihan nana”


Memang benar latihan untuk persiapan ke Bandung harus lebih maksimal, kita jangan hanya menjadi juara di tingkat Priangan wilayah IV saja, tapi buktikan bahwa nanti Kota Tasikmalaya akan kembali membawa hasil yang terbaik dan membawa nama baik kota Tasimalaya.


Hiduuuup Kota Tasiiiiiiik  euuuyy.....!!!

indra The community of users and developers of the IDoBlog is growing and becoming more friendly. Thanks to our friends and associates throughout the world the IDoBlog already "speaks" 9 languages: English, Russian, German, French, Spanish, Hungarian, Brazilian

1 Komentar Tulis Komentar

RIO |  21 September 2009 | 08:59 WIB
Eta dina foto jiga guru bahasa sayah keur di SMA2..Mr. Krisna,sok mere nilai leutik ka tilu urang, kabeneran sa SD kabeh, kulantaran tulisanna goreng.Padahal eusina mah alus.Nu tulisanna alus, nu niron ka sayah, eh nilaina alus. Kadang eusina teu bener oge nilaina alus, hahaa...bae ah enggeus ieuh....Pa, alhamdulillah, nu seratanna awon teh, lebet ITB , UGM, dosenna tara ningali tulisan tapi isina...Peace ah...

Tulis Komentar 

Security code
Masukkan kode captcha seperti tertera pada gambar