Facebook Dalam Pandangan Islam
Ditulis oleh :
Ian Alfian
Senin, 31 Agustus 2009 14:20
FACEBOOK memang sebuah fenomena tersendiri di zaman sekarang ini. Konon sudah berpenduduk 150juta. Sudah masuk topten negara dengan penduduk terbanyak (jika dibandingkan). Melejitnya jumlah pengguna Facebook di Indonesia ini ternyata menarik perhatian para ulama dan kiyai di negeri ini. Setidaknya sekitar 700 ulama se-Jawa Timur sempat berkumpul untuk membahas hukum penggunaan facebook.
Rupanya para tokoh Islam sedikit khawatir bahwa meluasnya jejaring sosial tersebut juga dapat berdampak negatif. Misalnya mereka takut kalau digunakan untuk transaksi negatif seperti seks terselubung.
Padahal sebenarnya facebook nyaris punya kemiripan dengan berbagai media elektronik lain, seperti televisi, radio, telepon serta internet. Semua itu pada dasarnya bebas nilai, kecuali setelah diisi dengan berbagai konten. Kalau kontennya bermuatan positif, tentu hukumnya halal. Sebaliknya, kalau kontennya bermuatan negatif, tentu saja hukumnya menjadi menjadi haram atau setidaknya menjadi makruh.
Ada beberapa ulama yang mengharamkan televisi, lantaran beranggapan bahwa televisi punya pengaruh yang negatif. Dan rasanya alasan mereka tidak terlalu salah, kalau kita melihat madharat yang ditimbulkan oleh konten yang dimuat oleh stasiun TV. Bahkan kalangan pemerhati dan pendidik pun sepakat bahwa TV punya banyak madharat.
Tetapi kedudukan pesawat TV sebagai sebuah sarana teknologi, tentu tidak ada yang mengharamkannya. Karena sebagai alat, TV adalah benda yang bebas nilai.
Demikian juga dengan fenomena facebook, banyak pihak yang merasa keberadaannya menghawatirkan, karena adanya penyalahgunaan. Diantaranya untuk sarana bermesum-ria, atau juga untuk bergosip, berhasad, berjunjing, atau menyebarkan berita bohong. Dan beberapa kasus, memang hal itu terjadi.
Walau pun rasanya bukan pada tempatnya untuk mengatakan bahwa semua pengguna facebook pasti melakukan kemaksiatan dan kemungkaran seperti disebutkan. Banyak manfaat yang bisa disebutkan untuk tekonolgi facebook, bahkan bisa digunakan juga untuk berdakwah.
Tidak ada salahnya kalau saya kutipkan beberapa pendapat yang sempat berkembang tentang masalah facebook ini.
Ian Alfian The community of users and developers of the IDoBlog is growing and becoming more friendly. Thanks to our friends and associates throughout the world the IDoBlog already "speaks" 9 languages: English, Russian, German, French, Spanish, Hungarian, Brazilian
4 Komentar Tulis Komentar
oke anda bisa mngatakan begitu. . .jk mmng latar belakangnya spt itu. .
akan tetapi sbgai umat islam. . langkah apa yang akan anda lakukan di era kontemporer ini. dg fenomena fenomena teknologi yg trus berkembang dan di monitoring oleh orang2 barat. . .
bukankah untuk islam maju harus berkembang mngikuti teknologi dan mensiasati dg sebaik baiknya. . .spt orang yahudi yang menghancurkan islam dengan mensiasatinya sgla hal bukan hanya dngn perang.
lantas apakah anda yg kolot seperti itu bisa dikatakan sebagai pmebela islam. klo masih menggunakan internet. berarti anda tdk tau. .bahwa ltarbelakang internet dan yg aktif mngelola adalah org2 barat. . .bukankah sama halanya anda mmbantu ekonomi org yahudi utk berperang
RSS feed for comments to this post