Jurnal \
Opini
Ditulis oleh :
M. Husain
Minggu, 31 Juli 2011
unia sekarang adalah dunia kompetitif,semua orang harus sadar bahwa kita sedang digiring kepada suatu situasi yang diserbu dari berbagai arah untuk diajak bertarung. Oleh karena itu kita perlu mempersiapkan generasi yang siap menghadapi nya melalui berbagai tekhnik dan usaha. Berberapa cara yang harus kita lakukan adalah pertama asupan di bagian dalam diri atau secara psikologi yaitu Bangunlah kepercayaan diri yang kedua asupan secara nyata yaitu penggalian makanan bermutu. Pertama membangun kepercayaan diri. Bercermin dari belum berhasilnya Indonesia mengejar Negara-negara setingkat Jepang, dan selalu berubahnya system di Indonesia, menggambarkan ketidak percayaan Negara Indonesia terhadap ukuran kemampuan NKRI..
Jurnal \
Opini
Ditulis oleh :
Anggi Nugraha
Kamis, 13 Januari 2011
Di dalam kehidupan sosial, tentu seseorang mempunyai peranan berinteraksi sesame manusia. Didalam lingkungan masyarakat asti ada yang dinamakan sosialisasi. Sosialisasi bisa diartikan sebuah interaksi sesama sesame dalam kehidupan.
Dalam bersosialisasi, kehidupan antara manusia mempumyai nilai moral. Kesopanan serta perilaku baik sangat mendukung dalam berinteraksi social. Terutama sikap kesadaran sosial sangat perlu di camkan dalam hal ini. Kita dapat ambil dalam sebuah contoh, seorang tetangga yang sedang memunguti sampah dengan samloah yang begiutu banyak berserakan dimana-mana membuat orang itu kesusahan memungutnya. Ketika kita sedang berjalan di dekatnya, lalu kita merasa ada keinginan untuk membantu kepada orang itu karena sangat kasihan melihatnya memunguti sampah yang begitu banyak bersrakanyang membuatnya susah untuk memungutnya.
Jurnal \
Opini
Ditulis oleh :
M. Husain
Senin, 10 Januari 2011
Banyak orang berkata, bahwa Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Namun, bagaimana dengan Indonesia? Apakah Indonesia termasuk bangsa yang menghargai sejarahnya?
Jika ditinjau ke daerah-daerah bekas peninggalan para pahlawan, kerajaan-kerajaan, dan budaya zaman dahulu, bangunan-bangunannya banyak yang tidak terawat lagi bahkan sampai berlumut dan berjamur. Memang, masih tidak sedikit peninggalan sejarah yang di abadikan berupa monumen, museum, candi, dan beberapa lainnya. Tapi kini, semua itu hanya aksesoris saja. Mayoritas kaula muda saat ini lebih menyukai rekreasi ke taman bermain yang dipenuhi teknologi canggih ketimbang mempelajari dan mempelajari sejarah yang telah membuat Indonesia dapat mengusir penjajah.
Jurnal \
Opini
Ditulis oleh :
Miftah Farid
Rabu, 05 Januari 2011
“TIGA... dua.... satu ......” berbunyilah terompet yang dibarengi dengan dentuman kembang api dengan sinar yang beraneka macam yang menyedot perhatian karena keindahannya. Tanda sebuah pergantian. Tahun baru telah datang, berjuta kenangan telah dilewati.
Berbagai cara dilakukan orang pada malam pergantian tahun baru itu. Berjalan bergerombol menuju pusat kota untuk menyaksikan detik-detik pergantian tahun. Tidak hanya itu, ada yang pergi ke pesisir untuk menyambutnya. Ke puncak gunung pun dilalui untuk bersuka cita menyambutnya. Bahkan, tinggal di dalam rumah pun dapat menyaksikannya di televisi.
Jurnal \
Opini
Ditulis oleh :
Miftah Farid
Rabu, 05 Januari 2011
PADA suatu malam yang sunyi, dingin menyelimuti, suasana yang tepat untuk istirahat dalam mimpi, tiba-tiba keheningan terusik dengan tangisan seorang bayi, meminta untuk diperhatikan dengan setetes ASI. Kantuk tiba-tiba hilang, demi keselamatan sang buah hati, itulah sepercik perjuangan seorang Ibu.
Ibu adalah sosok yang sangat besar pengorbanannya. Di saat kandungannya ditinggali oleh buah hatinya, kasih sayangnya diberikan untuk anak yang diharapnya menjadi sosok yang berguna kelak. Waktu Sembilan bulan ia rela membawa anaknya ke sana ke mari, melindunginya. Ketika tiba saatnya melahirkan, ia berkorban antara hidup dan mati demi keselamatan sang bayi.
Jurnal \
Opini
Ditulis oleh :
Ressy Oktaviany
Senin, 27 Desember 2010
Bayangkan sebutir gandum tergeletak sendirian di lantai, di gudang penyimpanannya. sebutir gandum itu jatuh di antara tumpukan2 karung. Lantas terkena sepakan kuli2 angkut yang beranjak pulang pada sore hari. terlempar kesana kemari,hingga akhirnya terjepit tersembunyi di sela2 tegel. seseorang yang bertugas menyapu lantai gudang menjelang malam meletakkan ember persis di di atasnya. sempurna sudah melindungi butir gandum itu dari apapun. atap gudang penyimpanan itu juga kokoh dan rapih. tidak pernah tampias meski setetes air sepuluh tahun terakhir.
Jurnal \
Opini
Ditulis oleh :
Wildan Nuruzzaman
Kamis, 23 Desember 2010
Hari demi hari tak terasa berganti.Minggu kemrin kita telah memasuki tahun baru Hijriah.Dan sekarang kita juga memasuki tahun baru masehi.Sungguh tak terasa waktu ini dan kini menginjak tahun baru 2011.Bro…,sejuta harapan kita di tahun yang baru ini.Setiap waktu yang kita jalani ini merupakan proses untuk mencapai kesuksesan.Apalagi sekarang pas tahun baru,so pasti sobat-sobat semua punyai strategi dan jurus-jurus untuk menghadapi tahun baru ini.Apa nich yang di lakukan sobat menyambut tahun baru ini ?
Jurnal \
Opini
Ditulis oleh :
Miftah Farid
Kamis, 16 Desember 2010
BULAN Muharram adalah bulan yang dimuliakan oleh Allah Swt. Bulan ini bagian dari empat bulan mulia, yakni dzulqa'dah, dzulhijjah, muharram dan rajab. Hal ini berdasar pada firman Allah Swt. “Sesungguhnya jumlah bulan di kitabullah (Al Quran) itu ada dua belas bulan sejak Allah menciptakan langit dan bumi, empat di antaranya adalah bulan-bulan haram” (QS. At Taubah (9): 36).
Bulan muharram ini sudah dikenal sejak zaman jahiliyyah. Bulan muharram artinya “dilarang”. Pada zaman sebelum Islam, pada bulan ini dilarang untuk melakukan peperangan dan persengketaan lainnya. Kemudian ketika Islam datang kemuliaan bulan haram ditetapkan dan dipertahankan sementara tradisi jahiliyah yang lain dihapuskan termasuk kesepakatan tidak berperang.
Jurnal \
Opini
Ditulis oleh :
Miftah Farid
Kamis, 16 Desember 2010
IDENTITAS adalah hal yang sangat penting. Betapa tidak, sesuatu, apa pun itu pasti memiliki ciri khas. Seorang pelajar memiliki seragam sekolah masing-masing. Seragam anak Sekolah Dasar berbeda dengan seragam anak SMP, begitu pun seragam anak SMP berbeda dengan seragam anak SMA. Mahasiswa sebuah universitas berbeda dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain, semuanya punya identitas masing-masing sebagai brand image almamaternya.
Jurnal \
Opini
Ditulis oleh :
Maman Noer Zaman
Minggu, 05 Desember 2010
Amerika Serikat, German, Prancis, Jepang merupakan salah satu Negara maju di dunia, dengan kemajuannya itu membuat Negara-negara tersebut disegani oleh Negara lain. apa yang membuat majunya bangsa tersebut? Pastinya semangat dan kemauan rakyatnya untuk yang mempunyai dedikasi (keinginan kuat) untuk mewujudkan berdirinya Negara yang makmur, sejahtera dan sentosa. Kenapa mereka bisa begitu? mereka sudah paham betul bahwa menjadi manusia sengsara, yang tinggal di negara terpuruk rasanya tidak nyaman, tidak enak, segala susah, karena demikian itu mereka sadar bahwa salah satu cara untuk keluar dari problem ini harus berubah, salahsatunya dengan cara memajukan bangsa melalui pendidikan, jalur inilah yang paling bagus yang disetujui setiap bangsa di dunia.
Halaman 1 dari 7
|