Salam, Selamat Datang di Jurnal dan Komunitas Matapelajar.
Silahkan masuk atau mendaftar untuk membuat halaman blog serta catatan personal anda.

Close

indra

Hanya seorang dan salah satu dari sekian penulis aktif matapelajar.com
Personal Sabtu, 14 Januari 2012

Warisan Kaum Adam


Personal Kamis, 10 November 2011

Jembatan_MU

Jemari tak pernah ku inginkan tumbuh
telapak kaki sungguhlah letih
setiap erat pegangan selalu membidik dosa
senapan langkah ini mengerucut ke balik dusta

oh, betapa sangat pencarian ini

ketika bosan dengan keadaan
ketika lenyap semua harapan
bagai
sutra
Kau
tiupkan gema takbir yang mungil
"astagfirulloh"
kelopak mata ini meneteskan keruh air mata
dengan lirih.

perlahan bibir ini mengucap
"lailahaillalloh Muhammadarrasululloh"

Kota Bandung 2011

Personal Selasa, 27 September 2011

Dadaha

I

Najan sagẻwok jeung pacorok kokod

Tapi tetep rẻa nu nyoro

Najan pinuh ku kamelang

Aya guna pikeun dudunya

 

II

“Dadaha”

Anjeun boga carita mang juta jalma

Anjeun nẻnjo pungsatna calana

Sarta tembong maksiatna rẻwuan manusa

Di Dadaha :

Pagelek-gelek

Pasedek-sedek

Silih sẻrẻd

Silih sẻbrẻd

“Dadaha”

pikeun kuring anjeun jadi cukang ngaguar karya

GK.170911

Personal Minggu, 21 Agustus 2011

The end

Jangan kau pertanyakan kisah silam

Karena hati ini tak mampu berdusta

dan sulit maaf mu kuterima

 

Ya, wajahmu bergentayangan

Ya, suaramu selalu terngiang

Ya, aroma tubuhmu masih belum tergantikan

 

"Selesai"

 

 

Personal Selasa, 16 Agustus 2011

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

"Indonesia merah darahku

putih tulangku

bersatu dalam semangatku"

 

Lantas mengapa yang harus di kenang hanyalah mereka yang di kenal?

Hanya debukah selain mereka yang di kenal masa perjuangan?

Banyak,

Renungkan siapa lagi?

 

agustus

 

Personal Senin, 25 Juli 2011

5 Langkah Dari Pintu kostn

Malam terasa dingin sekali sementara tangan ini memegang erat sebotol minuman yang memabukan diiringi lagu asmara. aku mewarnai roko putih dengan api yang merah, kepalaku amat pusing saat asap rokok itu mengepul menyerupai wajah dan tubuhmu. aku reguk kembali minuman yang tersisa banyak tak sadar tangan ini mengirimkan sebuah pesan singkat yang tak perlu ku kirimkan, sambil berharap balasan aku menikmati kembali rokok yang telah berkurang kepanjangannya makin banyak kepulan yang aku keluarkan ketika datang balasan darinya " Ada apa tumben " wajahmu semakin bergentayangan kembali ku balas pesan darinya "Bisa temani aku  malam ini?" usai ku balas pesan itu aku keluar menuju kamar mandi yang melewati kamarnya sambil perlahan aku melirik ke arah kamar itu... pintu itu sedikit terbuka mata ini sejenak sulit berkedip dikala melihat gaun tipis yang menutupi tubuh itu... "owhh betapa aku ingin menempelkan tangan ini tepat pada tubuhnya" itu hanya keinginan birahiku saja aku kembali menuju kamarku usai dari kamar mandi.. terlihat ada pesan yang belum sempat aku baca cepat sekali tangan ini membuka pesan yang berisi "tunggu aku di kamarmu" hati ini makin tak karuan lalu kembali aku meneguk minuman itu dan menyalakan kembalai sebatang roko. ya aku memang sudah mabuk saat itu insting birahiku semakin memuncak dan tak sabar aku ingin dia menemui aku, cukup lama ia belum membalas pesan dariku dan entah mengapa kaki ini membawaku kembali ke tempat yang tadi aku terhenti sebelum ke kamar mandi pintu itu masih belum tertutup dia pun belum tidur menurutku. hening saat itu kala hujan reda, aku terhentak kaget mendengar handphone di kamarku berdering keras kembali aku mengambil handphone di kamarku ku baca "AKU TAHU KAU MELIHATKU DI BALIK PINTU YANG SEDIKIT TERBUKA MASUK SAJA JANGAN MALU-MALU" tubuhku bergetar beserta fikiran yang kacau dengan menghabiskan minuman aku beranjak ke kamar itu dengan sempoyongan "satu, dua, tiga, empat, lima" tepat sekali langkahku meuju pintu kamarnya namun aku tertunduk melihat ceceran darah yang bergumpalan ketika mata ini ingin melihatnya dia sudah berada di depan batang hidungku sambil tersenyum dengan air mata membisikan "KU HARAP KAU TAK SEPERTI MEREKA YANG HANYA MENIKMATI PEREMPUAN KEMUDIAN DICAMPAKAN AKU MENJADI KORBAN DAN TELAH AKU GUGURKAN KANDUNGANKU SETELAH 3 BULAN AKU SEMBUNYIKAN KINI TAK ADA LAGI YANG HARUS AKU PERTAHANKAN. SELAMAT MALAM"

 

 

Personal Rabu, 29 Juni 2011

Du'a

"Allohummasolli'ala saidina Muhammad

wa'ala alisaidina Muhammad"

Dina salembar amparan

Rampak kayaning pupujian

Dina sela-sela kecap

Aya keclak jeung renghap

 

Ya Nabi

Ya Rosul

Ya Muhammad

Na bet mikacinta ka kami ?

"Astagfirulloh hal'adzim"

Anjeun rido jadi cukang pikeun kami ka Sawarga

Tapi geuning kami geus sulaya

Naha pantes kami di pikacinta?

 

Gusti

Tepungkeun kami jeung Anjeuna

Usap raga jeung sukma nu geus sulaya

Tiupkeun rasa mikacinta ka maranehna

"Subhanalloh walhamdulillah walailahaillalloh"

 

Gusti

Naha pantes kami di aku umatna

 

 

Wajiwa bandung

(muludan)

2011

 

 

 

Personal Minggu, 26 Juni 2011

Berakhirlah

Kami bukanlah asap knalpot Ngeri ini

Tapi solusi bagi polusi Bangsa ini

Bung Chairil !

"Belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa" katamu,

Bagai mana bisa kami jawab Bung?

Sementara mereka makin bercokol di atas sana

Kami berteriak

Mereka bersorak

Kami diam

Mereka senang

Kini semakin jelas

Penindasan

Penjajahan

Adalah semangat beralaskan pengorbanan menuju kejayaan

Kami berperang di keheningan

 

 

27 juli

 

 

 

 

 

 

 

 

Ikuti indra di:
  • matakamu