Salam, Selamat Datang di Jurnal dan Komunitas Matapelajar.
Silahkan masuk atau mendaftar untuk membuat halaman blog serta catatan personal anda.
|
Berhitung Dalam MelodimuDitulis oleh : Affrilia Utami Senin, 03 Januari 2011 07:25
Setiap harap sama merindangkan angan, memekarkan rembulan yang tersapu biduan. Seperti sebuah melodi yang kaupetik beberapa kali sesuntuk tadi malam, tanpa ada lagu, tanpa suara merdumu. Tapi aku tahu, hatimu sedang bernyanyi. Hatimu sedang menjadi bunga di antara lautan Sahara. Hatimu sedang mencari sesuatu untuk menutupi celah labirin, sesuatu yang kausebut tentang gundah. * Setiap tanya sama mencari jawaban, saling mengajak permainan mini petak umpet. Siapa paling cepat bersembunyi, berlari, mencari dan akhirnya terdapati. Lalu kau mulai berhitung dari angka-angka yang sempat kaukenali, angka yang bermula dari diam lalu berjalan, saling mengikuti. Dengan nama-nama angka yang berbeda tiap urutan. Ada satuan, ratusan, ribuaan angka coba kaupecahkan. Tapi hanya satu angka yang paling buatku bertanya, mengapa ada di antara ganjil yang olah buatku merasakan gigil bilangan dikepingnya. * Lalu menguburnya dalam-dalam .. Aku menjadi dasar yang dankal Beranjak menjumlah berapa ada kesal Hingga terjal * Namun, sungai telingamu masih menanti. Seorang tamu yang bergaung-gaung. Menimba air dalam sumurmu dengan perlahan. Masih dalam penungguan, nada Mayormu. * 02 Januari 2010 oleh : Afrilia Utami |
Plus Icon
Plus Icon
Sumbang Artikel, Klik disini!Anda dapat menyumbangkan berbagai karya tulis atau artikel untuk diterbitkan di matapelajar walaupun tidak memiliki akun. Sertakan informasi pribadi anda dengan lengkap. |