Salam, Selamat Datang di Jurnal dan Komunitas Matapelajar.
Silahkan masuk atau mendaftar untuk membuat halaman blog serta catatan personal anda.

Close

than

Hanya seorang dan salah satu dari sekian penulis aktif matapelajar.com
Berita Kamis, 22 April 2010

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan : “Kami Sediakan 2600 Beasiswa bagi Pelajar Berprestasi..!”

Langkah kami tertahan. Serbuan para pejalan dari peserta Gerak Jalan Sehat bersama Gubernur Jawa Barat dalam rangka memeriahkan ulang tahun Harian Radar Tasikmalaya memaksa kami untuk menghentikan langkah kami sejenak. Kegiatan yang diadakan pada hari Ahad, 4 April 2010 ini menghadirkan banyak sekali doorprize yang sangat menarik. Dan yang lebih menarik, kegiatan ini diresmikan langsung oleh Bapak Gubernur Jawa Barat, Pak Ahmad Heryawan.

 

Kami, tim Q-Smart, bermaksud menemui Bapak Gubernur Jawa Barat yang terhormat, Bapak Ahmad Heryawan yang mengikuti dan meresmikan kegiatan ini. Rasa putus asa sempat menghinggapi lubuk hati kami, ketika Polisi setempat memberitahukan kemungkinan Pak Ahmad Heryawan berhenti di suatu tempat untuk beristirahat dan dijemput dengan mobil. Lantas kami berniat untuk segera kembali ke pusat kegiatan di Dadaha. Mungkin saja Pak Ahmad Heryawan telah berada di sana, pikir kami.

 

Namun kali ini langkah kami terpaku oleh kedatangan seorang yang telah sangat kami harapkan. Pak Ahmad Heryawan berjalan bersama penjaga-penjaganya menuju tempat kami berdiri. Tanpa buang waktu, kami segera menghampirinya. Kami mencoba mewawancarai beliau sambil turut serta berjalan bersama beliau. Ternyata beliau sangat ramah. Dan dengan senang hati menerima kami dengan menjawab beberapa pertanyaan sambil melangkah menuju Lapangan Dadaha. Berikut hasil pertemuan singkat kami dengan Gubernur yang berasal dari salah satu Partai islam di Indonesia ini.

 

Q-Smart           : Pak, maaf mengganggu waktunya sebentar..

Pak Ahmad Heryawan : Oh, tidak masalah.. Silahkan dek.. (Sambil tersenyum)

 

Q-Smart           : Pak, bagaimana persiapan dari Provinsi Jawa Barat dalam menghadapi Olimpiade Sains Nasional yang seleksinya akan dilaksanakan pada tanggal 6 nanti..?

Pak Ahmad Heryawan : Kami dari provinsi akan sangat mendukung dan mempersiapkan diri menghadapi kegiatan tersebut. Sebelum seleksi nasional nanti, kami mengadakan seleksi di wilayah regional. Dan ketika kami sudah mendapatkan delegasi tepat di setiap mata pelajaran, kami akan mengadakan pelatihan intensif demi terwujudnya prestasi yang baik di kegiatan ini.

 

Q-Smart           : Bagaimana dukungan nyata dari pihak Provinsi dalam OSN ini..?

Pak Ahmad Heryawan : Seperti yang saya katakan tadi, kami akan mengadakan pelatihan intensif bagi siswa yang telah terpilih di seleksi regional kami. Dan setelah pelaksanaan OSN ini sukses dan sesuai dengan harapan kami, kami akan memberikan beasiswa kepada mereka.

 

Q-Smart           : Bagaimana bentuk beasiswa yang disediakan pemerintah Jawa Barat bagi para siswa berprestasi di Jawa Barat, sebagai motivasi mereka dalam mengharumkan nama Jawa Barat..?

Pak Ahmad Heryawan : Semenjak lama, kami telah mengadakan kerjasama dan telah mempersiapkan banyak sekali bentuk beasiswa bagi para pelajar berprestasi. Tahun 2009 lalu, kami telah memberikan sebanyak 2600 beasiswa bagi seluruh pelajar Berprestasi di Jawa Barat. Beasiswa merupakan hal yang sangat penting. Mengingat minimnya kesempatan bagi masyarakat, terutama bagi kalangan menengah ke bawah dalam mengikuti pendidikan. Terutama di Perguruan Tinggi. Oleh karena itu, kami menyediakan beasiswa bagi para pelajar berprestasi agar mampu mengembangkan diri mereka di Perguruan Tinggi yang mereka idamkan.

 

Q-Smart           : Sedikit beralih kepada UN Pak. Bagaimana pendapat Bapak mengenai penyelenggaraan Ujian Nasional pada tahun ini..?

Pak Ahmad Heryawan : Alhamdulillah, pada tahun ini penyelenggaraannya lancar.. Adapun desas-desus kebocoran soal dan kunci jawaban itu hanyalah disebabkan oleh oknum tertentu, yang ingin mengurangi kualitas pendidikan. Tapi secara keseluruhan, kami menganggap bahwa penyelenggaraan Ujian Nasional pada tahun ini berjalan lancar.

 

Q-Smart           : Bagaimana pendapat Bapak tentang diadakannya penyelenggaraan Ujian Nasional tahun depan..?

Pak Ahmad Heryawan : Mungkin bukan hak saya untuk berpendapat. Kami melaksanakan keputusan dari pemerintah pusat, dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional. Jikapun ada, kami siap untuk melaksanakannya dengan kualitas yang lebih baik lagi tentunya.

 

Q-Smart           : Bagaimana pendapat Bapak mengenai tingkat idealisme pendidikan Indonesia..? Mengapa kita tidak coba mengadopsi sistem pendidikan luar negeri yang terbukti berhasil..?

Pak Ahmad Heryawan : Satu yang menjadi tujuan kita bersama adalah mencapai peningkatan kualitas mutu pendidikan yang baik di Indonesia ini. Adapun sistem yang diberlakukan di Indonesia, mungkin masih memiliki kelemahan. Namun kita masih mengevaluasi sistem ini. Dan saya percaya, hari demi hari akan membuat kualitas pendidikan di Indonesia semakin baik. Jika kita membicarakan solusi strategis mengenai sistem pendidikan di Indonesia, mungkin kita akan membutuhkan waktu satu hari seminar penuh. Namun intinya, mari kembali lagi pada tujuan kita tadi. Yaitu mencapai peningkatan kualitas mutu pendidikan yang baik di Negara kita.

 

Q-Smart           : Terakhir pak, bagaimana pesan bapak bagi generasi pelajar Indonesia, khususnya di Jawa Barat?

Pak Ahmad Heryawan : Ya.. Tetap berkarya.. Tetap ikhlas dalam menuntut ilmu.. Tanamkan dalam hati kita, bahwa Indonesia membutuhkan kita. Oleh karena itu, mari kita bersama membangun Indonesia. Karena harapan itu memang masih ada..

 

Pertemuan singkat kami dengan Pak Ahmad Heryawan pada pagi hari itu ditutup dengan satu foto bersama. Sungguh luar biasa pertemuan singkat kami dengan beliau. Memang, sebagai seorang generasi pelajar penerus bangsa dan agama, kita haruslah tangguh. Mampu menyerap dengan baik segala sesuatu yang dapat kita serap. Mempelajari dunia. Meraih akhirat. (Fathan, Verly, Ditha, Rita, Wilda, Ridla, Azzam – Q-Smart)

Berita Minggu, 11 Oktober 2009

Kegiatan Pra-Pelantikan OSIS SMA Al-Muttaqin, Serius Semenjak Dini

Mendung langit hari itu tidak menghilangkan semangat dari anak-anak calon Pengurus OSIS Masa Jihad 2009-2010. Setelah berpeluh keringat menuntut ilmu dari pagi-pagi buta hingga sore hari, orang-orang pilihan ini tetap bersemangat berkumpul bersama merumuskan kepengurusan OSIS angkatan mereka.

 

Pemilihan tim pengurus OSIS sudah dimulai semenjak tanggal 4 Oktober lalu. Mekanismenya, siswa-siswa yang berminat menjadi pengurus OSIS diinstruksikan untuk mengisi formulir oleh MPK dan Presiden OSIS terpilih. ”Ini merupakan tahap awal untuk melihat minat siswa terhadap OSIS ini..” imbuh Duddy, Presiden OSIS terpilih. ”Dan ternyata, yang berminat sangat banyak.. Kemungkinan kuota OSIS angkatan sekarang akan bertambah dari angkatan-angkatan sebelumnya..” lanjutnya, diamini Rizki Hidayat, Ketua MPK SMA Al-Muttaqin.

 

Tahap kedua adalah pemanggilan Tim Presidium OSIS. Sudah terbentuk tim Presidium OSIS yang terdiri dari 12 siswa pilihan yang mewakili 12 Departemen mereka. ”Pembentukan tim Presidium ini sebenarnya sudah diadakan semenjak hari terpilihnya Duddy selaku Presiden terpilih.. Namun, akhir-akhir ini kami dipublikasikan kepada warga SMA sebagai calon tim Presidium OSIS...” ucap Fathan, selaku koordinator Sekretaris Jendral OSIS. Tim presidium sendiri terdiri dari Fathan, Anida, Yusuf, Dede N, Fadla, Rani, Verly, Rizqi, Zaenal, Aminah, Rita dan Nurul dari kelas 11. ”Tugas mereka adalah selaku Presiden Departemen yang bertanggung jawab atas program kerja yang akan dirumuskan..” ungkap Jeyhan, Wakil Presiden OSIS terpilih.

 

Selanjutnya, para tim Presidium OSIS melakukan koordinasi untuk merumuskan tim kepengurusan OSIS Masa Jihad 2009-2010. ”Oleh karena itu kami memohon maaf kepada orang-tua siswa, karena telah sering mengadakan rapat OSIS yang mungkin memakan waktu yang cukup lama..” ungkap Duddy.

 

Hingga kini, telah terbentuk  calon kuat kandidat kepengurusan OSIS Masa Jihad 2009-2010. ”Mereka adalah orang-orang pilihan.. Namun, mereka masih calon.. Mereka masih akan berada di dalam pengawasan kami..” ucap Rizki Hidayat, Ketua MPK SMA Al-Muttaqin Tasikmalaya.

 

Para calon kuat kandidat kepengurusan OSIS ini dikumpulkan untuk berkoordinasi menentukan arah OSIS SMA Al-Muttaqin Masa Jihad 2009-2010. ”Selaku Calon pengurus OSIS, mereka selayaknya memiliki visi dan misi yang jelas ke depannya.. Dan ketika kami sudah yakin bahwa mereka siap, kami akan segera mengurus pelantikannya..” ungkap Listio Ali, Wakil Ketua MPK.

 

Well, memang sudah selayaknya para pengurus OSIS mampu menjadi public figure bagi siswa-siswa lain di SMA Al-Muttaqin. Caiio deh,OSIS dan MPK Al-Muttaqin..!! (than-Qsmart)

Opini Sabtu, 10 Oktober 2009

Visi Pendidikan : Nilai atau Ilmu..?

Sekolah. Tempat dimana milyaran remaja menghabiskan waktunya pagi dan siang menuntut ilmu. Namun tidak sedikit juga yang menggunakan waktu di sekolah tersebut untuk kegiatan lain. Tidak sedikit juga menghilang dari dunia pendidikan ini. Khususnya di Indonesia, tingkat pendidikan di kalangan menengah ke bawah adalah sangat rendah. Terakhir, saya mendengar sekitar 1,8 juta anak Indonesia berusia 7-12 tahun dan 4,8 juta anak berusia 13-15 tahun tidak bersekolah. Ada yang memang tidak ingin bersekolah, tidak bisa bersekolah dan tidak mampu melanjutkan sekolah.

Berita Rabu, 23 September 2009

Menulis..?? Kita Bisa..!!

Tuuut.. tuut..
Dering SMS terdengar lagi. Kali ini dari Wilfa, temanku.

Wilfa amQ (19-Sep-09 18:37)
“Bln rmadhan branjak p’gi . P’tnda hr Idul Fitri tlah kmbli . Mri b’sihkan hti . Utk kmbli pd fitri . Taqabalallahu minna wa minkum . Mhon mf lhr n btin . –wilfa”

SMS ucapan selamat Idul Fitri lagi. Selang beberapa menit, muncul lagi new message di layar Handphone. Kali ini dari Kang Yayat, rekan journalist.

Kang Yayat CJF (19-Sep-09 19:00)
“Gma tkbr dmn2 menandkn hr kmenangn tlah tiba . Minl aidzin wal faidzin, mhn mf lahir bthin. By Yayat n fam..”

Lagi-lagi ucapan selamat hari raya Idul Fitri. Tak lama, muncul message-message baru lagi.

MeMeL Satas (19-Sep-09 19:37)
“Mngkin ak bnyak brbuat dsa.. Krna ak hnyalah mnusia yg tdak smpurna.. Bkan Than yg MhaSmpurna.. mari sambut hari kemenangan dg ska cita. Minal aidzin wal faidzin. Mhon maaf lhir dn batin. Slamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H. *meilita & fam :D”

Izmi Azhet (19-Sep-09 20:06)
“Jika esok hujan, biar te2san’y membasuhi smua ksalahan kita. Jika esok crah, biar terik mtahari membkar smua dosa. Mhon maaf atas sgala ksalahan dan khilaf. Syahrul Mubarak Kullu aam wa antum bi khair.. “Slamat Idul Fitri 1 Syawal 1430 H. Izmi_kell”

EmiL AMq (19-Sep-09 20:47)
“puisi adalah kata’’ indah . pelangi adalah warna’’ cerah . manusia adalah melakukan ksalahan . Lebaran adalah saling memaafkan . demi keindahan hari esok yg crah,, emiL & keluarga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1430 H.. mhon maaf lahir n batin!”

Lebaran. Idul Fitri. Hari Raya umat muslim yang sangat dinanti oleh setiap jiwa muslim di setiap sudut bumi ini. Dan sudah menjadi tradisi bagi kita untuk memberikan ucapan selamat menyambut Hari Raya kepada sesama saudara kita. Baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Salah satunya lewat teknologi.

Belakangan, sudah menjadi trend tersendiri mengucapkan kata-kata selamat kepada saudara muslim kita melalui layanan SMS. Dan ketika Lebaran telah datang, ada fenomena menarik terjadi. Kedatangan hari Raya penuh kebahagiaan ini nampaknya menyulut urat saraf sastra dari setiap orang. Berlomba-lomba setiap orang mengirim pesan-pesan ucapan selamat yang sedikit banyak berbau sastra di dalamnya.

Ya, pesan-pesan dengan aroma sastra tumpah ruah memenuhi kotak inbox di handphone. Mulai dari yang sering menulis, hingga yang jarang mengungkapkan perasaan melalui sebuah tulisan, semua membuatnya. Hal ini menunjukkan bahwa sebenarnya kita bisa menulis. Kita bisa menulis, tak ada alasan untuk tidak bisa menulis.

Banyaknya pesan-pesan beraroma sastra tersebut menunjukkan bahwa sesuatu yang telah menjadi tradisi atau budaya akan dengan senang hati dikerjakan. Walaupun pada kenyataan sehari-hari, kita jarang melakukannya. Terbukti, banyak orang yang jarang meluangkan waktunya untuk menulis malah menulis ucapan selamat tersebut. Dan nilai sastra yang terkandung di dalamnya malah terkadang bisa dibilang tinggi. Sekali lagi, ini menunjukkan bahwa kita bisa menulis.

Seperti yang diutarakan di atas, kita terkadang melakukan hal yang sudah dijadikan tradisi dengan senang hati. Bahkan jika pada kenyataannya kita jarang melakukan hal tersebut. Lantas kenapa kebiasaan baik seperti membaca dan menulis tidak dijadikan budaya di negeri kita ini…?
Seorang guru saya sempat berkata bahwa peradaban suatu negara dilihat dari sudut pandang komunikasinya adalah melalui 4 era. Era bicara, era membaca, era menulis dan era teknologi komunikasi. Era bicara, tentu sudah kita lewati bersama-sama. Dan itu menjadi sebuah tradisi yang tidak kita sadari lagi. Nah, bangsa kita ini belum melewati era membaca dan menulis. Masalahnya, kita terlanjur dimanja oleh era teknologi komunikasi tanpa melewati era membaca dan menulis tersebut. Padahal kedua hal tersebut mampu menghasilkan era seperti era teknologi komunikasi tersebut. Tanpa membaca dan menulis, tentu kita tidak akan mampu menguasai era teknologi komunikasi.

Seperti itulah. Dan jika kita telusuri lagi, itu adalah trik dari bangsa barat yang telah lebih dulu melalui keempat era tersebut. Dan jika suatu hal yang berkaitan dengan barat, tentu akan erat kaitannya dengan satu tujuan mereka : kehancuran umat muslim dan agama islam di muka bumi. Inginkah kita itu terjadi..? Oleh karena itu, tentu akan ada banyak kebaikannya jikalau kita membudayakan budaya membaca dan menulis sejak saat ini juga. Karena memang terbukti, kita bisa..!! (than – Qsmart)
Berita Rabu, 16 September 2009

Pesantren PEDAS Ramadhan, Inovasi Rohis Gibraltar

 

 

Selasa, 12 Ramadhan 1430 H. Seperti biasanya, para siswa SMA Al-Muttaqin berkumpul di ruang aula untuk melaksanakan Shalat Duha berjama’ah dan tadarus Al-Qur’an bersama. Namun setelah Shalat Duha, ada yang berbeda terasa di lingkungan SMA Al-Muttaqin. Jika biasanya mereka semua langsung menuju kelas masing-masing untuk melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar sesuai jadwal dari dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, kali ini mereka dipersilahkan untuk diam dulu di ruang aula, untuk mengikuti kegiatan pembukaan Pesantren PEDAS yang diselenggarakan tim kesolehan SMA Al-Muttaqin beserta ROHIS Gibraltar SMA Al-Muttaqin. Kegiatan PEDAS (Pekan Ekspresi, Diskusi dan Aspirasi Siswa) adalah inovasi dari Rohis Gibraltar untuk membuat sebuah suasana baru bagi pesantren Ramadhan di SMA Al-Muttaqin. Kegiatan Pesantren PEDAS ini dilaksanakan tanggal 12 hingga 19 Ramadhan 1430 H. Waktu itu memang sengaja dialokasikan sekolah untuk kegiatan Rohani sesuai inovasi dari siswa. Dalam hal ini, Rohis-lah yang bertanggung jawab. Untuk program Pesantren PEDAS itu sendiri tidak seperti Pesantren biasa. “Jadi tidak hanya pesantren mendengarkan ceramah saja.. Di sini kita punya berbagai program inovasi untuk membuat suasana Pesantren yang ‘beda’ dari pesantren biasanya..” ucap RR Rizqi Cahyamuthya, Wakil Ketua Pelaksana Kegiatan Pesantren PEDAS ini. “Di hari biasa, akan ada diskusi kelompok antar siswa tentang tema-tema yang Insya Allah menarik untuk didiskusikan.. Kemudian akan kami set menjadi debat logika antar kelompok tentang permasalahan tersebut.. Dan di akhir akan ada Mabit, sekaligus Lomba-lomba antar kelas yang pasti nggak kalah rame..” lanjutnya. Selain kegiatan diskusi kelompok tadi, di hari-hari biasa akan ada materi interaktif dari pemateri-pemateri pilihan. Nah, dari materi-materi tersebut akan dibuat suatu evaluasi materi yang akan diikuti seluruh siswa dan akan mempengaruhi nilai Pendidikan Agama Islam nantinya. “Jadi, setiap materi kurang lebih akan diambil 5 soal untuk kalian kerjakan..” ungkap Pak Zenal Abidin, Penanggung jawab Pembina Panitia Kegiatan Pesantren ini saat menyampaikan pemaparan Pesantren PEDAS ini. Agenda yang diadakan di dalam acara ini cukup bervariatif. Hari pertama, materi menarik dan interaktif diberikan oleh Pa Ilam Maolani. Sebelumnya juga ada penampilan perdana dari Khansa’, tim nasyid angkatan ke 6 SMA Al-Muttaqin. Hari kedua, seperti biasa ada materi. Kali ini materi yang menggetarkan bulu kuduk kita, materi dari Pa Asep Solihin tentang Kematian. Di sesi ini seluruh siswa membuat sebuah surat wasiat untuk kedua orang-tua mereka. Setelah sesi materi, selanjutnya dilaksanakan sesi diskusi kelompok. Jadi siswa dibagi menjadi 11 kelompok dan melakukan diskusi tentang tema kontroversial dengan Pembina dari guru. Hari ketiga, materi kali ini disampaikan oleh Ustadz Jaja. Setelah materi, diadakan sebuah forum debating antar angkatan. Setiap angkatan mengirimkan 4 perwakilan angkatannya untuk beradu argument logika tentang suatu permasalahan. Dan tema yang disuguhkan untuk pertemuan ini adalah tentang pacaran. “Sebenarnya debat ini acara dadakan, karena waktu yang disediakan sebenarnya untuk pemateri.. Namun, Alhamdulillah bisa berjalan lancar..” ungkap Fathan Mubina, penanggung jawab sesi debat ini. Hari keempat, saatnya diskusi dan debat antar kelompok. Setiap angkatan dibagi beberapa kelompok. Dan mereka berdiskusi tentang suatu masalah di kelompok tersebut. Hasil dari diskusi mereka dipresentasikan di depan kelompok lain. Dan kelompok lain berhak menangkal dan melawan argument dari kelompok tersebut. Dan hari selanjutnya adalah full untuk workshop dari Pak Dedi Sugandi. Hari selanjutnya adalah bagian perlombaan. Perlombaan yang diadakan cukup meriah dan bervariatif. Ada lomba syahril Qur’an, LCT Agama Islam, Nasyid, Fashion Show Islami dan Kaligrafi. Dan pada malam harinya, diadakan malam bina iman dan taqwa. Di mabit kali ini ada yang berbeda dengan mabit-mabit biasanya. Renungan yang ditampilkan khusus oleh tim guru. Dan penyajiannya lewat dramatisasi puisi yang menakjubkan. “Ide untuk membuat dramatisasi puisi ini sebenarnya cukup singkat.. Tapi untunglah bisa dibilang cukup berhasil.. Karena renungan tidak hanya dengan kata-kata saja.. Dengan peragaan kami harapkan bisa lebih mengena di hati siswa..” ungkap Pak Danto, konseptor renungan ini. Secara keseluruhan, Kegiatan Pesantren PEDAS ini bisa dibilang cukup sukses. Ini bisa menjadi pelajaran bagi generasi selanjutnya. Ok, sukses deh ROHIS Gibraltar..!! ____________________________________________________________________________________ Kata Mereka... Rifki Salman : Acara Pesantren PEDAS kemaren sudah cukup meriah n rame.. cuma, masalah keamanan harus diperketat lagi.. Soalnya keliatan banyak yang bolos tanpa konsekuensi yang jelas.. Riksa Afifah : Acara kemaren cukup kreatif.. Tapi kalau bisa untuk ke depannya harus lebih baik lagi..!! Risma Hanifah : Acara kemaren rame.. Beda dari pesantren taun lalu dan pesantren-pesantren biasanya..!! Sitoresmi MB : Pesantrennya rame.. udah bagus.. Cuma kurang greget pas acara materinya.. Gak ada praktek yang bisa diaplikasikan setelah acara materi itu..

(than-QSmart)

Berita Jumat, 11 September 2009

Ngabuburit bareng Opick..!

 

Suasana sore hari pada Selasa, 18 Ramadhan 1430 H itu sangat berbeda. Tasikmalaya telah melewati 6 hari setelah kejadian gempa bumi yang melanda di kota Santri ini. Di Plaza Asia, sore hari itu merupakan hari yang penting. Sore hari itu ada acara ngabuburit sekaligus Buka Bersama dengan Nasyider Kondang, Opick, dan bersama Ustadz Subkhi.

“Acara ini adalah acara dengan para tamu undangan khusus dari pelanggan setia Telkomsel.. Ada dari kartu halo, dari SimpatiZone dan juga para anggota GenASik.. Jadi nggak sembarangan orang datang ke sini..” ungkap MC di acara tersebut.

Acara ini dimulai dengan pembagian hadiah bagi para peserta acara. Kemudian acara sambutan dan santunan Telkomsel kepada Pesantren di Tasikmalaya berupa uang 4 Juta rupiah dan berupa 100 tas untuk setiap sekolah.

Selanjutnya adalah siraman hati lewat senandung religi yang dilantunkan oleh Opick. Di part ini terlihat banyak hujanan blitz kamera yang memotret penyanyi yang awalnya merupakan penyanyi rock tersebut. Setelah siraman nada dari Opick, saatnya siraman rohani dari Ustadz Subkhi.

Dug.. Dug…

Adzan telah tiba. Ustadz Subkhi menyelesaikan Tausyahnya dan segera semua peserta melaksanakan Shalat Maghrib berjama’ah. Selesai Shalat, saatnya menyantap sajian berbuka puasa yang disediakan panitia.

Setelah menunggu cukup lama, akhirnya tiba waktu lowong Opick. Tim Q-Smart yang memang telah mengincar saat lowong dari Opick segera menghampiri penyanyi yang selalu tampil bersorban itu dan mencoba menanyakan beberapa hal kepada beliau. Beberapa tim lain segera menghampiri Ustadz Subkhi untuk melakukan hal yang sama.

Mulanya, sulit bagi kami mencari waktu untuk bertanya kepada beliau. Karena memang banyak sekali orang yang ingin difoto bersama beliau. Namun akhirnya kami berhasil berdialog bersama beliau. Gimana aja sih sudut pandang seorang Opick tentang remaja muslim dan gempa kemarin..? Berikut adalah hasil interview tim Q-Smart dengan Opick.

Q-Smart : Mas Opick, ada pendapat nggak tentang Tasikmalaya yang kemarin terkena gempa Mas..?
Opick: Yang sabar dalam menghadapinya. Semua yang terkena bersabar kepada Allah saja. Dan ternyata kekuatannya dahsyat khan, sampai Jakarta juga terasa. Ini semua adalah ujian dari Allah SWT. Yang namanya bencana khan terjadi di mana saja. Semua tidak ada yang tahu. Untuk itu, kita harus selalu siap jika menghadapinya. Mudah-mudahan kita semua mampu melewatinya dengan baik.

Q-Smart : Mas, gimana pendapat Mas Opick tentang fenomena pacaran yang terus melanda remaja muslim..?
Opick: Pacaran… Hmm……. Pacaran Haram..! (Sambil tersenyum)

Q-Smart: Oh iya-iya…. Terus Mas, bagaimana pandangan Mas Opick tentang fenomena Facebook yang lagi-lagi mendera remaja kita Mas..?
Opick: Facebook.. Sebenarnya tidak apa-apa. Itu bagus sebenarnya. Bisa buat silaturahmi. Bisa buat macam-macam hal positif. Hanya saja mungkin banyak remaja-remaja atau bahkan orang dewasa yang ‘jualan’ hal-hal buruk seperti mengumbar aurat, berkata-kata yang tidak sepantasnya dan sebagainya. Pada intinya kembali kepada diri kita sendiri. Yang pasti, Facebook banyak manfaatnya.

Q-Smart: Mas, ada inspirasi menciptakan lagu dari kejadian di Tasik ini gak?
Opick: Ya, kalau menciptakan lagu khan terinspirasi dari apa yang kita lihat, apa yang kita bayangkan dan apa yang kita alami. Jadi bukan mustahil bisa tercipta lagu dari kondisi alam ini.

Q-Smart: Terakhir Mas, apakah profesi sebagai penyanyi ini menunjang pelaksanaan ibadah Mas..?
Opick: Oh, ya tentu.. Sebenarnya apapun profesinya, apapun pekerjaannya asal halal. Sebenarnya tujuan dari bekerja itu sendiri khan untuk menafkahi anak-istri di rumah, itu sudah merupakan ibadah bagi kita. Jadi pekerjaan apa saja yang halal itu merupakan ibadah juga bagi kita.

Opick-pun pergi untuk beristirahat. Mangkuk matanya terlihat penuh karena menahan kantuk. Subhanallah ya, jadi itu sudut pandang seorang Opick tentang islam. Nah, setelah membaca ini, ada keinginan untuk berubah gak..? Semua kembali kepada diri kita masing-masing. (than, ver – Qsmart)

Resensi Minggu, 06 September 2009

Secret Societies



Waah.. Temen-temen, ngeliat judul buku ini mungkin akan merinding. Gimana enggak, Secret Societies – 21 Organisasi Penghancur Dunia. Ternyata mereka itu sangat dekat dengan kita. Bahkan mungkin berada di sekitar kita semua. Organisasi-organisasi yang mereka susun sangat rapih. Mereka memulai menjajah seluruh dunia. Mulai dari menjajah dunia kesehatan, menjajah dunia pendidikan, menjajah dunia perang dan menjajah dunia agama Islam khususnya.

Berita Jumat, 04 September 2009

Gempa, Alun-alun Sepi..

 

Seperti kita ketahui, beberapa hari yang lalu Indonesia diguncang gempa yang bisa dibilang berskala luar biasa, 7.3 SR. Gempa dengan kekuatan dahsyat itu berpusat di daerah Laut Barat Daya dari Tasikmalaya. Namun dampaknya dapat terasa hingga Jakarta sana.

Hari ini, dinyatakan sudah aman dari kemungkinan gempa susulan. Dan beberapa warga sudah diamankan. Namun tidak semua kegiatan masyarakat kembali seperti semula. Termasuk kegiatan masyarakat Tasikmalaya yang acap kali ngabuburit di daerah Alun-alun Kota Tasikmalaya.

Menurut penelitian KIR SMA Al-Muttaqin Tasikmalaya, pengunjung Alun-alun Kota Tasikmalaya menjadi bertambah sepi beberapa hari setelah gempa terjadi. Itu menurut pengakuan beberapa responden yang merupakan pedagang di daerah Alun-alun Kota Tasikmalaya yang dipilih secara acak. Sebanyak 8 dari 10 pedagang di daerah Alun-alun kota Tasikmalaya mengaku pengunjung di Alun-alun kota Tasikmalaya menjadi berkurang semenjak gempa terjadi beberapa hari yang lalu.

Hal ini diperkuat dengan pernyataan Bu Dede Rismawati, seorang Polwan di daerah perempatan Alun-alun Kota Tasikmalaya. Beliau menuturkan bahwa kuantitas pengunjung yang datang ke Alun-alun untuk ngabuburit menjadi jauh lebih sepi ketimbang hari-hari sebelumnya. Oleh karena itu, beberapa petugas keamanan dialihkan tempat tugasnya ke daerah Cisayong. “Beberapa tim kami lebih diprioritaskan untuk berjaga di daerah Cisayong. Karena daerah tersebut masih sangat rawan. Dan keadaannya jauh lebih membutuhkan tenaga kami daripada di daerah lainnya,” ucap beliau saat ditemui tim Q-Smart Kamis (3/9) lalu.

Alun-alun Kota Tasikmalaya, menurut pedagang menjadi bertambah sepi setelah terjadi gempa beberapa waktu lalu. Mereka berspekulasi bahwa para pengunjung masih trauma dan takut akan terjadinya gempa susulan. Mungkin mereka cenderung merasa lebih aman berada di rumah sendiri ketimbang di tempat lain.
Dan ini ternyata tidak didukung dengan kenyataan. Berdasarkan hasil penelitian tim KIR SMA Al-Muttaqin, hampir beberapa pengunjung mengaku sudah tidak begitu takut lagi akan gempa susulan. Bahkan beberapa diantaranya sudah setia berkunjung ke Alun-alun untuk ngabuburit setiap harinya. (than, dea, fifi, fitri – Qsmart)

Ikuti than di:
  • matakamu