Hari demi hari tak terasa berganti.Minggu kemrin kita telah memasuki tahun baru Hijriah.Dan sekarang kita juga memasuki tahun baru masehi.Sungguh tak terasa waktu ini dan kini menginjak tahun baru 2011.Bro…,sejuta harapan kita di tahun yang baru ini.Setiap waktu yang kita jalani ini merupakan proses untuk mencapai kesuksesan.Apalagi sekarang pas tahun baru,so pasti sobat-sobat semua punyai strategi dan jurus-jurus untuk menghadapi tahun baru ini.Apa nich yang di lakukan sobat menyambut tahun baru ini ?
Wanita di Mata Islam
Jelas dalam pandangan islam kedudukan wanita beda dengan pria. Seorang pria akan menjadi imam bagi anak istrinya. Dalam hadist, nabi mengatakan dalam islam wanita punya peranan yg penting. Pepatah juga mengatakan wanita adalah tiangnya agama, jadi baik buruknya suatu negara tergantung wanitanya.
Ada lagi yang mengatakan wanita seperti seorang ibu yg membuat ketentraman. islam juga mengatakan bahwa wanita itu merupakan perhiasan yang paling indah di dunia ini. islam juga menjunjung tinggi harkat martabat wanita.
Kebangkitan Rohis di Tasik Selatan
“Kita harus punya mimpi,tapi juga di barengi dengan usaha “ itu salah satu kata-kata motivasi yang sikatan beliau.Dengan momen tahun baru Islam ini kita harus bias berubah.Karena dengan perubahan kita akan menjadi generasi yang diharapkan oleh Islam ini.
BINTANG BARU DI OSIS SMAN 1 CIAWI
Normal 0 false false false MicrosoftInternetExplorer4 Tanggal 20 November 2010 kemain,podium panggung kreatifitas siswa SMAN CIAWI mendadak jadi tontonan seru buat anak-anak disana nih!!Nah lho ada apaan ya?
Ternyata perhitungan suara hasil pemilihan ketua OSIS periode 2011/2012 di lakukan disana!!
Di bantu dengan rekan-rekan DK (Dewan Keamanan),OSIS dan MPK acara tersebut menjadi moment tersendiri buat yang menyaksikannya.Gimana gak seru coba?pemilihan OSIS ini bear-benar dilakukan secara 'DEMOKRASI' ,gak ada yang namanya 'manipulasi','penggelapan','penimbunan' dan kawa-kawan yang lainnya..heheh
Nah sebelumnya..sekitar pukul 7 pagi sampai selesai di lapangan upacara 'pencontrengan' kandidat dilakukan,dengan menerapkan sistem 'GOOD ORDER' (jhaahh...bahasaa nyee ) atau lebih akrab di kenal dengan nama tertib,pencontrengan menjadi cepat,tepat dan sesuai harapan.
Kakak-kakak kelas XI,XII dan rekan-rekan kelas X sangat berantusias mengikuti acara ini.
Meskipun udara agak sedikit puannaas,,tapi para panitia setia banget ngejalanin tugas nya!apalagi ke-3 calon kandidatnya,dimana no.urut 1 ditempati oleh ERI WILDAN,no.urut 2 oleh DEDEP ANGGARA TOHPATI dan no.urut 3 oleh BHAKTI JATNIKA S.
Setelah pencontrengan selesai baru deh peenghitungan dimulai!
Dag..digg..dugg mungkin ke-3 kandidat pada H2C (Harap-harap Cemas) kali ya..
Penghitungan suara dilakukan secara real alias nyata,disaksikan oleh semua yang ada di lingkungan sekolah.
Pada tahap semifinal (kayak main sepak bola az yaa) kedudukan diungguli oleh no.urut 1. kemudian no.2 dan diikuti oleh no.3,wah..wahh ko bisa uruta gitu yaa??
Barulah pada tahap final,kedudukan mulai berubah.Ternyata no.urut 1 masih betah mengungguli ke-2 kandidat lainnya,sedangkan di urutan ke dua di tempati oleh no.urut 3 dan di posisi ke tiga di tempati oleh no.urut 2!
Jadi udah tahu kan siapa yang jadi pemenangnya??
Yapp..ERI WILDAN lah yang menjadi 'Bintang Baru Di OSIS SMAN Ciawi' periode 2011/2012.Hasil perhitungannya memang mengarah banyak ke ERI WILDAN meskipun beda-beda tipis dengan BHAKTI JATNIKA S. tapi ini sudah menjadi ketentuan yang berlaku.
Setelah sang-ketua baru mengucapkan perasaan bahagianya,ia mendpat hadiah guyuran 1 ember air dari panitia pemilihan ketua OSIS lhoo,meskipun basah kuyup tapi setelah menjadi pemenang rasanya apapun tersa menjadi indah..hhhii
Akhirnya acara diakhiri dengan berbagai ucapan selamat dari khalayak,dilengkapi dengan berjabat tangan rasanya kekeluargaan terasa di hati kami semua!!!
Selamat ya buat A Eri,semoga menjadi tumpuan harapan baru bagi pertumbuhan OSIS ke depan yang lebih baik!!
Dan jangan lupa untuk selalu bersyukur dan menjaga amanah dari ALLOH SWT.
Alllohuakbar !!

Vidya Marsely
x.4
SMANIC KOPERJUARA




Aksi Solidaritas untuk Korban Merapi dan Mentawai
Minggu (07/10),aktivis Ikhwah Masjid At-Tajdidiyah (IMADA)-SMAN 1Ciawi –Tasikmalaya. menggelar aksi penggalangan dana dan doa untuk korban Merapi dan Tsunami Mentawai. Aksi tersebut merupakan solidaritas dan bentuk kepedulian terhadap mereka yang terkena musibah bencana itu.
Aksi dimulai pukul 08.30 WIB dari kompleks masjid Al-a’dalah Ciawi.Bencana demi bencana yang menimpa negeri ini merupakan ujian bagi kita selaku orang yang beriman.Apabila kita lulus mengahadapi ujian ini berarti kita dapat kedudukan yang lebih tinggi di hadapan Allah SWT.Aksi yang kami lakukan hanya sedikit untuk meringankan derita yang menimpa saudara kita di Merapi dan Mentawi.
Aku Bangga dengan Bahasa Indonesia
Bahasa merupakan alat kominikasi yang menyatakan segala sesuatu yang tersirat dalam diri kita.A.Chaedar Al wasilah penulis buku Politik Bahasa dan Pendidikan berpendapat bahwa bahasa pada hakikatnya cermin pendidikan penuturnya,sedangkan langeveld berpendapat bahwa bahasa sebagai suatu sistem ketepatan hubungan ,memungkinkan manusia melakukan hubungan diantara sesama dalam kehidupan bermasayarakat.Jadi dapat disimpulkan bahwa bahasa adalah alat komunikasi yang memungkinkan manusia berhungan dalam kehidaupan sehari-hari.
Bahasa Indonesia lahir pada Kongres Pemuda 28 Oktober 1928 di Solo,sehingga bulan Oktober dijadikan sebagai bulan bahasa.Dalam kurun waktu 82 tahun ini perkembanagn Bahasa Indonesia begitu menghawatirkan .Mengapa demikian ? Banyak warga Negara Indonesia yang tidak bangga lagi dengan Bahasa Indonesia .Simak saja kebebasan para kawula muda dan pejabat dalam berbahasa,contoh kecilnya gue yang diartikan saya dan elo yang diartikan kamu dan sebagainya.
Semakin majunya zaman serta semakin berkembangnya suatu Negara maka semakin banyak pembiasan bahasa.Dari bahasa baku berubah menjadi bahasa “gaul”.Hal ini banyak terjadi,biasanya bahasa yang sudah benar susunannya menjadi tidak terarah.Yaitu dengan semakin jarangnya kita menggunkan bahasa Indonesia yang baik dan benar.Makanya bahasa kita mudah terkontaminasi atau bercampur dengan bahasa asing.
Apa faktor penyebabnya ? saya kira faktor “pergaulan” sangatlah mendorong kita terlihat mengikuti perkembngan zaman yang saat ini terjadi dimana saja tanpa pandang bulu.Tanpa kita sadari kita sudah terkena virus budaya lain.Walaupun di Negara kita sendiri bahasa Indonesia yang baik dan benar tetap dipelajari,namun tidak dapat dipungkiri budaya asing sudah masuk dan pemerintah pun tidak membatasi budaya asing yang masuk .
Namun jangan hanya menyalahkan budaya asing saja .Melainkan diri kita yang harus berbenah diri.Jadi kembali pada diri kita masing-masing agar tetap dapat terkontrol dengan baik.
Rasa bangga terhadap bahasa Indonesia dan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar harus ditanamkan sejak dini.Karena menurut A. Chaedar Al wasilah mengatakan bahwa kecendrungan ini patut kita waspadai sebagai “tanda zaman”dari cairnya semangat Sumpah Pemuda 1928.Barangkali resep yang paling sederhana untuk menanamkan rasa cinta terhadap bahasa Indonesia adalah melalui strategi kesejahteraan ekonomi maupun politik.
Kini menjadi tugas kita sebagai generasi muda mengembalikan bahasa Indonesia kedalam cita-cita dan fungsi yang sesungguhnya.Bukan hanya bangga terhadap bahasa Indonesia,nmaun dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar .Kalau bukan kita siapa lagi ?
Majulah bahasa Indonesia,harapan itu masih ada.
Wildan Nuruzzaman
SMAN 1 CIAWI-TASIKMALAYA
KoPer JuaRa (Komunitas Pelajar Jurnalis tasik utaRa)
Ngobrol Bareng KADIS Pendidikan Kab.Tasikmalaya
Pesan Untuk Pelajar Kab.Tasikmalaya
Selasa 5 Oktober 2010,telah dilaksanakan halal-bihalal guru TK,SD,SMP,SMA dan SMK se-ekskwadanaan Ciawi atau pembantu bupati wilayah Tasik Utara.Kegiatan yang dilaksanakan di MSK Cijangkar itu dihadiri orang nomer satu bidang Pendidikan atau Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya yaitu Bapak Drs. H. MOHAMAD ZEN, M.Pd.
Alhamdulilah selesai acara Tim KOPER JUARA dapat berbincang dengan beliau.Kesan pertama ketika bertemu dengan belau adalah sikap yang ramah dan begitu baik. Tim KOPER JUARA dengan mudah dapat berbincang dengan beliau.Berikut petikan perbincangannya..
“Asaalamualaikum..pak maaf,saya Wildan Nuruzzaman dari Komunitas Pelajar Jurnalis TAsik Utara (KOPER JUARA).Boleh minta waktu sebebtar untuk wawancara…?”
“Oh.iya boleh..”
“Bagaimana kondisi pendidikan di Kab.Tasikmalaya ?”
“Alhamdulillah,setiap tahunnya ada peningkatan.Adapun jelas memerlukan perjuangan.Karena kita sadar masih banyak kekurangan baik tenaga pendidik,atau sarana prasarana yang kurang.Tapi,bukan berarti kita tidak bisa berprstasikan…?Peluang masih terbuka karena pada intinya kembali pada sumber daya pada guru ,dengan keterbatasan apapun.Kalau gurunya kreatif,inovatif maka akan melahirkan sebuah prestasi.Tapi kalu sumber dayanya tidak memiliki kreativitas,tidak berinovasi ini kan mengkhawatirkan.Maksud kita mengadakan pembinaan ini adalah sebuah penyegaran.Karena pendidikan itu adalah investasi dalam hidup .Tapi kalau seseorang atau sebuah Negara ingin memeperbaiki masyarakatnya.Pendidikan yang harus menjadi awal pembenahan.Karena semakin pendidikan maju,masyarakat akan maju.”
“Bagimanana pendapat Bapak tentang UN?
“Sebetulnya UN bukan sesuatu yang harus dirisaukan.Kalau daya serap kesuksesan belajar sudah terpenuhi ,mengapa harus takut UN..?kan semua materi telah dipelajari.Jadi yang di UN kan itu tidak keluar dari kisi-kisi atau bahan yang diajarkan ,cuma sejauh mana kesuksesannya,sejauh mana daya serapnya.Itu yang harus diukur sebelum UN”.
“Bagimana pendapat Bapak,tentang siswa yang sudah 3 tahun sekolah tidak lulus karena gagal dalam UN ?”
“Sebetulnya masalah lulus itu bukan karena UN.Bisa saja siswa lulus UN nya,tetapi tidak lulus sekolahnya.UN nya memenuhi standar kelulusan tapi karena akhlaknya sangat jelek dia sama seklai tidak memiliku kepribadian yang baik,sebetulnya sekolah bisa tidak meluluskan itu.Karena pendidikan itu harus bernilai.UN bukan segala-galanya,UN bukan menentukan lulus dan tidak segala-galanya”
“Bagimana pak informasi PTN yang bekerjasama dengan pemerintah daerah ?”
“Itukan dari perguruan tinggi memberikan akses kepada daerah .Supaya siswa di derah memiliki kesempatan yang sama.Karena maaf sekolah di daerah dan di kota itu ada kesenjangan.Belum dari sarana,sumber daya dan segala kelangkapan harus bersaing dengan segala kekurangan itukan tidak adil.Itu merupakan sebuah terobosan supaya memerikan kesempatan yang adil.Jadi ini adalah kesempatan siswa daerah untuk berprestasi”
“Bagaima pesan Bapak untuk pelajar di Kabupaten Tasikmalaya?”
“Pertama bagi para pelajar yang harus betul betul dikuatkan itu,kita tidak cukup hanya mengejar angka-angka.Jadi mendaptkan angka-angka itu harus dengan kejujuran.Ya..tidak ada yang masih berani menyontek,tidak ada yang beranimemanipulasi apa saja sehingga dai membodohi dirinya sendiri.Kalu orang hanya mengejar angka dan ada pada rapot itu menjasi semu.Untuk itu kepada pelajar pertama bangunlah kepercayaan diri kepada diri sendiri.Karena dengan percaya diri akan menimbulkan kemandirian berfikir,bersikap.Sehingga dia akan tahu dirinya sendiri.Karena semakin dia berbuat kebohongan,dia akan semakin tidak tahu dirinya .Kalu orang sudah tidak tahu dirinya bagaimana bisa memperbaikinya.Kalau lahir dari sebuah kemandirian maka akan menimbulkan kesungguhan.Karena ilmu itu dinamis,melihat orang berkarya atau melihat apa saja dimuka bumi ini ,semua itu adalah ayat-ayat Allah.Apakah ayat-ayat Qura’niyah ataupun Kaluliyah.Tantangan didepan semakin besar,kita harus mempersiapkan 10-20 tahun yang akan datang .Jelas tantangannya lebih berat daripada hari ini.Ilmu itu harus menjadi sebuah kecerdasan.Cerdas spiritual,intelektual,emosional dan sosialnya.Kalau itu menjadi kecerdasan,apabaila kita jadi pemimpin maka akan bermanfaat bagi rakyatnya”
Nah…itulah beberapa petikan wawancara dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, Drs. H. MOHAMAD ZEN, M.Pd..Kita sebagai pelajar harus bisa menanamkan sikap kejujuran dan kemandirian juga kecerdasan.Baik spiritual,intelektual,emosional dan social.Dengan semua itu insya allah menjadi bekal kita di masa yang akan datang.Karena pendidikan itu adalah investasi.Beliau mengatakan bahwa UN itu bukan segala-galanya, bukan menentukan lulus dan tidak segala-galanya.Kita putra daerah bisa berpestasi…!
Wildan Nuruzzaman
SMAN 1 CIAWI-TASIKMALAYA
KoPer JuaRa (Komunitas Pelajar Jurnalis tasik utaRa)
ASYIKNYA NYAMBUT PAK SBY
Sabtu 25 September 2010 ada yang berbeda di SMAN 1 Ciawi,karena kami pagi itu tidak langsung belajar efektif seperti biasa.Pasalnya pada hari itu dikabarkan bahwa Presiden kita akan datang ke Kota Tasikmalaya yang melewati Jalan Provinsi,yang juga jalan menujun sekolah.Akhirnya Pak Otim selaku Wakasek kesiswaan mengintruksikan seluruh siswa dan guru untuk berpartisipasi dalam menyambut kedatangn Pak SBY.
Menurut kabar Pak SBY akan lewat di daerah Ciawi sekitar pukul 8,namun dari pukul 7.30 kami sudah berjajar di pinggir jalan.Walaupun lama menunggu tapi ini adalah momen yang sangat berharga bagi kami.Kapan lagi dapat melihat secara langsung dengan Pak SBY.Tul gak…Setip siswa dikasih bendera merah putih untuk di kibar-kibarkan saat Pak SBY lewat.
Hinga pukul 8.30 rombongan Presiden pun belum muncul.Waupun begitu tidak mennyurutkan semangat kami untuk melihat secara langsung.Menurut Pak Polisi yang bertugas mengamankan bahwa rombongan masih berada di daerah Gentong.Dapat kabar seperti itu kami langsung merapikan barisan sambil bersorak-sorak meramaikan suasana.
Akhirnya sekitar pukul 9.00 rombongan pak SBY datang.Wah…kami senang sekali.Rombongan paling depan adalah polisi dan Paspampres.Nah….akhirnya kami melihat juga mobil dengan nomor RI 1,yaitu mobil dinas Kepresidenan yang dipakai oleh Pak SBY yaitu sedan Mercedes S 600 Guard hitam.Kami dengan semangat melambaikan tangan dan bersorak “BAPAK……..”dan Pak SBY pun membalas dengan senyum dan lambaian tangan.
Namun momen itu tidak berlangsung lama,hanya dalam hitungan detik saja.Kami sudah berkam-jam menunggu tapi rombongan berlaju begitu cepat…ah…Tapi tak mengapa ini pengalaman baru.Selain RI 1,kami juga melhiat RI 13 dan RI 15 yaitu mobil dinas menteri Pendidikan dan menteri agama.
Kami berharap dengan kedatangan Pak SBY dan mobil dinas menteri Pendidikan dan menteri agama ke daerah kami,bisa memberikan spirit perubahan bagi daerah Tasikmalaya,khususnya sekolahku tercinta SMAN 1 Ciawi.
”Jayalah Negeri ku,jayalah Indonesia ku.Bangkitlah Negreiku harapan itu masih ada”.
Wildan Nuruzzaman
SMAN 1 CIAWI-TASIKMALAYA
KoPer JuaRa (Komunitas Pelajar Jurnalis tasik utaRa)




